NUSA PENIDA, InsertBali — Jajaran Polsek Nusa Penida menunjukkan kepedulian nyata dengan menggelar prosesi pemakaman jenazah tanpa identitas pada Sabtu (28/2/2026). Jenazah yang ditemukan dalam kondisi tidak utuh tersebut dimakamkan di TPU Desa Kampung Toya Pakeh pukul 13.30 WITA.
Kegiatan ini menjadi simbol penghormatan terakhir terhadap martabat manusia. Langkah ini juga merupakan wujud komitmen Polri dalam menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, norma agama, serta ketentuan hukum yang berlaku.
Semangat pengabdian ini sejalan dengan slogan Kapolres Klungkung, AKBP Mikael Hutabarat, S.H., S.I.K., M.H., yaitu “Teruslah Berbuat Baik Sampai Berbuat Baik Itu Dilarang”. Slogan ini menginspirasi seluruh jajaran untuk senantiasa hadir membawa manfaat bagi masyarakat.
Kapolsek Nusa Penida, I Ketut Kesuma Jaya, menyampaikan bahwa pemakaman ini adalah bentuk tanggung jawab moral Polri. Beliau menegaskan bahwa Polri hadir untuk memastikan setiap jenazah diperlakukan secara manusiawi tanpa memandang latar belakangnya.
“Pemakaman jenazah tanpa identitas ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kemanusiaan Polri kepada setiap individu tanpa memandang latar belakang maupun identitas,” ujar I Ketut Kesuma Jaya.
Beliau menambahkan bahwa prosedur hukum dan identifikasi forensik tetap dijalankan. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan adanya pihak keluarga yang mencari di kemudian hari.
Jenazah tersebut sebelumnya ditemukan oleh warga pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 17.00 WITA. Lokasi penemuan berada di pesisir pantai depan Rumah Marta, Dusun Ceningan, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida. Setelah ditemukan, petugas kepolisian bersama tim medis RS Gema Shanti segera melakukan evakuasi sesuai prosedur.
Prosesi pemakaman dipimpin langsung oleh Kapolsek Nusa Penida dengan melibatkan 15 personel polisi dan 4 tenaga medis. Hadir pula Kepala Desa Kampung Toya Pakeh, Dwi Jati Susanto, serta masyarakat setempat. Koordinasi dengan pemerintah desa telah dilakukan sebelumnya untuk penyediaan lokasi makam.
Kegiatan berakhir pada pukul 14.30 WITA dalam situasi yang kondusif. Seluruh rangkaian prosesi berjalan lancar tanpa adanya kejadian menonjol di lapangan.



















