KLUNGKUNG, InsertBali – Tim Jalak Nusa berhasil menemukan satu unit mobil Daihatsu Xenia yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan parkir depan minimarket Uncle Jo, Banjar Nyuh, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Jumat (9/10/2026). Kendaraan tersebut ditemukan di sebuah lahan kosong milik warga di Banjar Nyuh setelah petugas melakukan penyelidikan dan menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV).
Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya segera menindaklanjuti laporan masyarakat. Dengan melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta menelusuri rekaman CCTV untuk mengetahui arah pergerakan kendaraan.
Peristiwa tersebut bermula pada Jumat pagi ketika mobil Daihatsu Xenia berwarna putih metalik diparkirkan di depan minimarket Uncle Jo. Sekitar pukul 10.40 WITA, seorang saksi kembali ke lokasi dan mendapati kendaraan tersebut sudah tidak berada di tempat semula.
Mengetahui kejadian itu, pelapor kemudian mendatangi Mapolsek Nusa Penida untuk melaporkan kehilangan kendaraan pada pukul 12.00 WITA. Petugas selanjutnya melakukan langkah-langkah penyelidikan guna menelusuri keberadaan mobil tersebut.
Berdasarkan hasil penelusuran rekaman CCTV, Unit Reskrim Polsek Nusa Penida berhasil mengidentifikasi arah pergerakan kendaraan menuju ke selatan dari kawasan Avatara. Penyelidikan tersebut kemudian mengarah pada penemuan mobil di sebuah lahan kosong milik warga di Banjar Nyuh.
Penanganan perkara masih berlanjut untuk mendalami peristiwa tersebut, termasuk menelusuri bagaimana kendaraan bisa berpindah dari lokasi parkir semula. Pihak kepolisian juga melakukan langkah-langkah lebih lanjut untuk mengungkap fakta dan memastikan penanganan perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Polsek Nusa Penida mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kendaraan terkunci dengan baik, tidak meninggalkan kunci kontak di dalam kendaraan. Serta memanfaatkan lokasi parkir yang aman.
Apabila mengalami atau mengetahui peristiwa yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, masyarakat diharapkan segera melapor kepada pihak kepolisian.



















