Penemuan Mayat Gianyar, Pekerja Pariwisata Meninggal,

: Lokasi TKP korban ditemukan meninggal di kamar kos di Gianyar

GIANYAR, InsertBali Warga Banjar Kebon, Desa Kedisan, Tegallalang, Gianyar, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di kamar kosnya, Kamis (4/6) siang.

Korban diketahui bernama Heru Pramono (31). Ia merupakan warga Dusun Sumberwangi, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Selama berada di Bali, korban bekerja di sektor pariwisata di kawasan Tegallalang. Ia juga tinggal sementara di rumah kos milik Ni Made Roji di Banjar Kebon.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 11.00 Wita. Saat itu, pemilik rumah kos mendatangi kamar korban. Langkah ini dilakukan karena hingga menjelang siang Heru belum terlihat beraktivitas seperti biasanya.

Ketika tiba di kamar, korban masih terlihat berada di atas tempat tidur dalam posisi tidur. Namun saat dibangunkan, tubuh korban sudah dalam kondisi kaku. Tubuhnya juga tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Menyadari kondisi tersebut, pemilik kos kemudian memanggil adik kandung korban serta anaknya. Panggilan ini dilakukan untuk memastikan keadaan korban.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, korban diduga telah meninggal dunia. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Olah TKP Polsek Tegallalang dan Hasil Pemeriksaan Medis

Kapolsek Tegallalang AKP I Ketut Wiwin Wirahadi bersama Kanit Reskrim IPDA I Nengah Suardika mendatangi lokasi. Hadir pula Pawas AIPTU I Komang Eka Agusana, personel piket fungsi Polsek Tegallalang, Tim Inafis Polres Gianyar, serta petugas medis dari Puskesmas Tegallalang I. Mereka langsung mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap jenazah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Tegallalang I, korban diperkirakan telah meninggal dunia. Kematian diperkirakan sekitar empat jam sebelum pemeriksaan dilakukan.

Petugas medis menemukan kondisi lidah tergigit serta lebam pada bagian punggung dan dada korban. Namun demikian, tidak ditemukan adanya luka maupun tanda-tanda kekerasan. Tidak ada tanda yang mengarah pada tindak pidana.

Kapolsek Tegallalang AKP I Ketut Wiwin Wirahadi mengatakan, petugas telah melakukan olah TKP. Olah TKP dilakukan bersama tim medis dan Tim Inafis Polres Gianyar. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan indikasi adanya unsur kekerasan pada tubuh korban.

Dari hasil pemeriksaan sementara dan keterangan dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hingga kini, kepolisian masih berkoordinasi dengan keluarga korban.

“Indikasi awal menunjukkan korban menderita sakit dan saat ini jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Payangan, sambil menunggu proses lebih lanjut dari pihak keluarga,” ujarnya.

Shares: