Bocah 12 Tahun Terseret Arus di Pantai Yeh Gangga, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Tim SAR Gabungan saat melakukan koordinasi dan penyisiran di sepanjang bibir Pantai Yeh Gangga Tabanan untuk mencari bocah yang hilang terseret arus.

TABANAN, InsertBali Operasi SAR terhadap seorang warga yang terseret arus dan tenggelam di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Korban diketahui bernama IKS (12), warga Kabupaten Tabanan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi kejadian tersebut pada Kamis (28/5/2026) pukul 20.15 Wita. Laporan diterima dari Putu Krisna selaku personel BPBD Tabanan.

Berdasarkan informasi yang diterima, kejadian bermula pada Kamis sore sekitar pukul 15.30 Wita. Saat itu korban bersama seorang temannya pergi ke Pantai Yeh Gangga untuk berenang.

Setibanya di lokasi, keduanya bermain air di kawasan pantai. Namun, saat sedang berenang, korban tiba-tiba dihantam ombak besar dari arah laut dan terseret arus.

Teman korban sempat berupaya memberikan pertolongan dengan menarik tangan korban. Akan tetapi, derasnya arus membuat usaha tersebut tidak berhasil. Demi menyelamatkan diri, teman korban kemudian berenang menuju bibir pantai dan meminta bantuan kepada warga setempat.

Kronologi Penyelamatan dan Metode Penyisiran Pantai

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 20.30 Wita, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar memberangkatkan empat personel menuju lokasi kejadian. Mereka bergerak untuk melaksanakan operasi SAR.

Setibanya di lokasi, mereka segera berkoordinasi dengan unsur SAR terkait serta pihak keluarga korban guna menentukan langkah pencarian.

“Sekitar pukul 22.05 Wita, pencarian dilakukan dengan metode penyisiran ke arah barat dari titik lokasi korban tenggelam sejauh kurang lebih 1,5 kilometer,” jelas I Nyoman Sidakarya, selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Penyisiran sepanjang bibir pantai berlangsung hingga pukul 23.35 Wita. Namun, hingga operasi dihentikan sementara pada malam hari, korban masih belum ditemukan.

Upaya pencarian kembali dilanjutkan oleh tim SAR gabungan. “Hari ke dua operasi SAR kami tim SAR gabungan memperluas area pencarian di sekitar lokasi kejadian. Dengan mengerahkan SRU laut dan darat,” ungkapnya.

Adapun unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sebanyak 4 personel. Dilibatkan pula Samapta Polres Tabanan 6 personel, Polair Polres Tabanan 8 personel, Polsek Kota Tabanan 6 personel, dan Babinsa Sudimara 1 personel.

Selain itu, diturunkan BPBD Tabanan 10 personel, Camat Tabanan 3 personel, PMI Tabanan 3 personel, serta melibatkan pihak keluarga dan masyarakat setempat.

Shares: