BANGLI FASHION PARADE 2026: Mengangkat Pesona Kain Tenun Ikat Tradisional Bali ke Panggung Casual Modern

BANGLI FASHION PARADE 2026. Mengangkat Pesona Kain Tenun Ikat Tradisional Bali ke Panggung Casual Modern

BANGLI, InsertBali — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bangli ke-822, Dekranasda Kabupaten Bangli sukses menyelenggarakan perhelatan akbar “Bangli Fashion Parade & Competition 2026”. Acara yang dipusatkan di Alun-alun Bangli ini menjadi ajang unjuk kreativitas bagi para desainer muda dan pelajar. Mereka ditantang mengolah Kain Tenun Ikat Tradisional Bali menjadi busana casual yang modis dan berdaya saing tinggi pada Selasa (12/5/2026).

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Bangli, SN Sedana Arta, selaku Pembina Dekranasda bersama Ketua Dekranasda Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta. Turut mendampingi Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, beserta Ny. Suciati Diar, jajaran Forkopimda, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangli. Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian warisan budaya kain tenun khas daerah.

Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan semata. Ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk menghidupkan kembali sektor ekonomi kreatif. Tujuannya agar kain tenun tetap relevan di mata generasi muda. Kompetisi tahun ini diikuti oleh perwakilan SMA, SMK, serta Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) ternama di Bali.

Penilaian dilakukan secara ketat oleh dewan juri profesional yang terdiri dari Drs. Tjokorda Gde Abinanda Sukawati, M.Sn., Anak Agung Sagung Istri Karina Prabasari, S.H., M.Kn., dan Kadek Tresnajaya.

Ketua Dekranasda Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta, menekankan bahwa tenun ikat adalah identitas sekaligus kekayaan budaya yang harus dijaga. “Tenun ikat bukan sekadar kain, melainkan identitas dan kekayaan budaya Bangli yang harus kita jaga dan terus kita kembangkan. Melalui parade dan kompetisi ini, kami ingin mengajak generasi muda untuk tidak hanya bangga menggunakan kain tradisional, tetapi juga berani berkreasi mengolahnya menjadi busana yang cocok dipakai dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

SMK N 1 Bangli Raih Juara I

Beliau menambahkan bahwa kreativitas adalah kunci agar tenun ikat tidak punah tertelan zaman. Dekranasda berkomitmen untuk terus mendorong pembinaan bagi pengrajin dan desainer muda agar kualitas produk tenun Bangli semakin meningkat. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri pada Senin (11/5/2026), telah ditetapkan enam pemenang terbaik dalam kompetisi desain tahun ini.

Juara I diraih oleh SMK N 1 Bangli dengan nilai 280, disusul SMA N 1 Bangli sebagai juara II, dan SMK N 3 Bangli pada posisi ketiga. Sementara itu, gelar Juara Harapan I diraih oleh Mediteranian Bali-Bangli, Harapan II oleh SMA N 2 Bangli, dan Harapan III diraih SMA N 1 Susut. Acara ditutup dengan penyerahan piala oleh pimpinan daerah dengan harapan besar agar tenun Bangli mampu menembus pasar internasional.

Shares: