KLUNGKUNG, InsertBali — Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Ketua TP-PKK Ny. Eva Satria menghadiri upacara Pecaruan, Melaspas Pelinggih, serta Nubung Pedagingan di Pura Pejenengan, Banjar Beneng, Desa Getakan, Kecamatan Banjarangkan, Jumat (20/3/2026).
Upacara ini merupakan rangkaian dari pelaksanaan Karya Caru Rsi Gana, Nubung Pedagingan, dan Ngenteg Linggih Mapadudusan Alit. Adapun puncak karya direncanakan akan berlangsung pada Buda Umanis wuku Dukut, tepatnya pada 25 Maret 2026 mendatang.
Dalam prosesi tersebut, Bupati Satria didampingi Ny. Eva Satria turut serta ngaturang ngayah dengan melaksanakan prosesi mendem pedagingan pada salah satu pelinggih pura. Upacara ini memiliki makna sakral untuk memberikan “nyawa” atau pranapratiștha pada bangunan pelinggih yang baru saja selesai diperbaiki. Hal ini bertujuan agar bangunan suci tersebut memiliki energi niskala yang positif. Seluruh rangkaian prosesi dipimpin oleh Ida Pedanda Gede Putra Manuaba dari Gria Gede Tusan, Klungkung.
Dalam sambutannya, Bupati Satria menyampaikan apresiasi yang mendalam atas undangan dan sambutan hangat krama pengempon. Beliau berharap seluruh rangkaian upacara karya dapat berjalan dengan lancar, berlandaskan semangat gotong royong serta kekeluargaan.
Bupati asal Desa Sental Kangin, Nusa Penida ini juga mengajak seluruh krama untuk bahu-membahu mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Klungkung. Ia menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan adat, tradisi, seni, serta budaya Bali sebagai fondasi utama kekuatan daerah di mata internasional.
“Kekuatan Bali ada pada kelestarian budayanya. Inilah yang membuat kita dikenal hingga ke mancanegara. Mari kita jaga bersama demi masa depan generasi kita,” ujar Bupati Satria.
Usai melaksanakan persembahyangan bersama, Bupati Satria didampingi anggota DPRD Klungkung Dapil Banjarangkan, Ida Bagus Ketut Arimbawa, menghaturkan punia. Hal ini dilakukan sebagai wujud srada bakti ke hadapan Ida Bhatara-Bhatari sesuhunan yang berstana di Pura Pejenengan tersebut.



















