KARANGASEM, InsertBali — Bupati Klungkung, I Made Satria bersama Ny. Eva Satria dan Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Agung Surya Putra bersama Ny. Kusuma Surya Putra mengikuti Puncak Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK). Kegiatan ini berlangsung di Pura Agung Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem pada Kamis (2/4/2026).
Turut hadir dalam rombongan tersebut, Sekda Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Lesmana dan Jajaran Pemkab Klungkung. Prosesi ini bertepatan dengan hari Wraspati Wage Wuku Watugunung, Purnama Sasih Kedasa. Seluruh jajaran tampak khidmat mengikuti rangkaian upacara besar tersebut.
Prosesi Pemuspaan diawali dari Pura Catur Loka Pala Pura Gelap dan dilanjutkan di Pura Penataran Agung Besakih. Prosesi ini dihadiri langsung oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster serta Bupati/Walikota Se-Bali. Sinergi seluruh kepala daerah di Bali ini menunjukkan kebersamaan dalam menjaga tradisi dan spiritualitas.
Usai melakukan persembahyangan, Bupati Satria berharap seluruh umat diberi keselamatan dan kerahayuan. Beliau juga mendoakan agar masyarakat senantiasa diberkati ketenangan hati dan pikiran dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Saya berharap pada upacara ini dapat memberikan kedamaian dan keselamatan bagi umat se-dharma dan masyarakat Klungkung pada khususnya,” harap Bupati Satria. Beliau menekankan pentingnya menjaga harmoni dan spiritualitas sebagai pondasi pembangunan daerah.
Lebih lanjut, Upacara Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) ini akan berlangsung selama 21 hari ke depan. Rangkaian upacara besar ini dijadwalkan akan berakhir hingga prosesi Penyineban.
Prosesi penyineban sendiri direncanakan akan dilaksanakan pada Kamis, 23 April 2026 mendatang. Selama periode tersebut, umat Hindu dari berbagai penjuru Bali diharapkan dapat melaksanakan persembahyangan dengan tertib dan lancar di Pura Agung Besakih.


















