KLUNGKUNG, InsertBali – Kasat Samapta Polres Klungkung AKP I Gusti Lanang Jelantik, S.H., M.H. bersama Kapolsek Klungkung Kompol I Gusti Ngurah Yudistira, S.H., M.H. melaksanakan patroli dialogis. Kegiatan dilakukan dengan para buruh bawang yang berasal dari Indonesia Timur. Para buruh khususnya berasal dari Pulau Sumba, di wilayah Kabupaten Klungkung, Rabu (15/7).
Patroli dialogis tersebut dilaksanakan sebagai langkah preventif pasca terjadinya peristiwa penganiayaan. Langkah ini sekaligus untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif. Dalam kesempatan itu, personel kepolisian berdialog langsung dengan para pekerja. Langkah ini guna menyerap informasi serta memberikan rasa aman melalui kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Selain itu, para buruh diimbau agar tetap menjaga kerukunan. Mereka diminta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Buruh juga diimbau serta menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur hukum dan musyawarah. Mereka juga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau mengalami gangguan kamtibmas.
Pernyataan Kasat Samapta Polres Klungkung Terkait Upacara Mencegah Potensi Gangguan Keamanan
Kasat Samapta Polres Klungkung AKP I Gusti Lanang Jelantik, S.H., M.H. mengatakan bahwa patroli dialogis merupakan upaya membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Komunikasi sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan.
“Kami mengajak seluruh pekerja untuk tetap menjaga persaudaraan, saling menghormati, dan tidak mudah terpancing emosi pasca adanya peristiwa penganiayaan. Polri akan terus hadir memberikan rasa aman serta mengedepankan langkah-langkah preventif agar situasi kamtibmas di Kabupaten Klungkung tetap kondusif,” ujar AKP I Gusti Lanang Jelantik, S.H., M.H.
Sementara itu, Kapolsek Klungkung Kompol I Gusti Ngurah Yudistira, S.H., M.H. menambahkan hal penting. Sinergi dan komunikasi yang baik antara masyarakat dengan kepolisian menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan kerja maupun tempat tinggal.
“Kami berharap seluruh masyarakat, termasuk para pekerja, dapat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila terdapat potensi gangguan kamtibmas. Dengan kebersamaan, situasi yang aman dan damai akan tetap terjaga,” pungkasnya.



















