Petugas saat mengamankan bayi yang ditemukan di Gianyar

Petugas kepolisian saat mengamankan dan memastikan kondisi bayi laki-laki yang ditemukan di persawahan Desa Buruan, Gianyar.

GIANYAR, InsertBali — Penyelidikan cepat yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Blahbatuh akhirnya membuahkan hasil. Polisi berhasil mengungkap identitas ibu dari bayi laki-laki yang ditemukan di areal Subak Pejeng, Banjar Kutri, Desa Buruan pada Senin (11/5/2026) lalu.

Berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, ibu bayi tersebut diketahui berinisial DAPP (30). Saat ini, ia masih menjalani perawatan medis di sebuah yayasan yang berlokasi di Ubud.

Pengungkapan ini berawal dari laporan warga yang mendengar suara tangisan bayi di area persawahan. Saat warga menghampiri sumber suara, seorang perempuan terlihat membawa bayi yang baru lahir. Namun, perempuan tersebut kemudian meninggalkan bayi itu dan segera pergi dari lokasi kejadian. Warga langsung mengamankan sang bayi dan melaporkannya ke pihak berwajib.

Personel Polsek Blahbatuh bersama Bhabinkamtibmas Desa Buruan segera melakukan olah TKP setelah menerima laporan tersebut. Bayi malang itu dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis yang diperlukan. Seizin Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H., Kapolsek Blahbatuh Kompol Luh Putu Sri Sumartini, S.H., M.H, memberikan keterangan resmi pada Rabu (13/5/2026).

Pihak kepolisian menegaskan bahwa mereka mengedepankan langkah humanis dalam menangani kasus ini. Keselamatan ibu dan bayi tetap menjadi prioritas utama pihak kepolisian. “Saat ini bayi masih menjalani perawatan di ruang NICU RS Sanjiwani Gianyar dalam kondisi sehat, sedangkan ibu bayi masih menjalani perawatan medis dan dalam pendampingan keluarga serta pengawasan Unit Reskrim Polsek Blahbatuh,” terang Kapolsek.

Pemeriksaan Awal dan Koordinasi Lintas Instansi

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, DAPP mengaku mengalami proses persalinan secara tiba-tiba di sekitar area persawahan tersebut. Ia kemudian menyerahkan bayi itu kepada warga yang berada di lokasi sebelum pergi. Polsek Blahbatuh kini terus melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan UPTD PPA Kabupaten Gianyar serta Unit PPA Sat Reskrim Polres Gianyar.

Koordinasi lintas instansi ini dilakukan untuk menentukan langkah penanganan lanjutan bagi ibu dan bayi. Selain itu, pendampingan psikologis serta penanganan sosial bagi keluarga juga menjadi perhatian agar berjalan dengan baik. Polsek Blahbatuh memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat yang cepat melapor, sehingga nyawa bayi laki-laki tersebut berhasil diselamatkan.

Shares: