Perkuat Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Kabupaten Gianyar Jalin Sinergi dengan Kwarcab Pramuka untuk Edukasi Demokrasi

Jajaran Bawaslu Kabupaten Gianyar saat melakukan audiensi dengan pengurus Kwarcab Pramuka Gianyar.

GIANYAR, InsertBali – Bawaslu Kabupaten Gianyar menyambangi Kantor Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Gianyar pada Selasa (10/2/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk membahas kesiapan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua lembaga. Fokus utama kolaborasi ini adalah penguatan pendidikan demokrasi di kalangan generasi muda.

Kehadiran jajaran Bawaslu Kabupaten Gianyar diterima langsung oleh Kepala Pengurus Harian Kwarcab Pramuka Gianyar, I Dewa Gede Alit Mudiarta. Turut mendampingi, I Wayan Mawa selaku Sekretaris Kwarcab Pramuka sekaligus Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar. Pertemuan berlangsung hangat guna menyelaraskan program kerja sama ke depan.

Anggota Bawaslu Kabupaten Gianyar, Ni Luh Putu Reika Chrisyanti, memaparkan poin krusial terkait keberlanjutan organisasi. Salah satunya mengenai pembaruan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Saka Adhyasta Pemilu. Diketahui bahwa masa berlaku SK tersebut telah berakhir pada tahun 2024 lalu.

“Kami membahas pembaruan SK kepengurusan Saka Adhyasta Pemilu karena masa berlakunya sudah berakhir. Ini penting agar ke depan kegiatan edukasi dan pengawasan partisipatif berbasis Pramuka memiliki dasar hukum yang kuat,” ujar Reika.

Pembaruan PKS dan Saka Adhyasta Pemilu

Selain masalah administrasi, pertemuan ini juga membahas draf substansi kerja sama yang akan dituangkan dalam PKS. Bawaslu Kabupaten Gianyar berkomitmen menyiapkan rancangan draf tersebut untuk didiskusikan lebih lanjut. Langkah ini diambil agar persepsi kedua pihak selaras dalam menjaga kualitas demokrasi di Gianyar.

Pihak Bawaslu menegaskan bahwa kolaborasi ini harus berdampak nyata dan berkelanjutan. “Draft PKS akan kami siapkan terlebih dahulu. Selanjutnya akan kita diskusikan bersama agar sejalan dengan kebutuhan dan peran masing-masing, sehingga kolaborasi ini benar-benar berdampak,” ungkap anggota Bawaslu tersebut.

Menanggapi hal itu, I Dewa Gede Alit Mudiarta menyatakan pihak Kwarcab Pramuka Gianyar menyambut sangat baik rencana ini. Pramuka siap menjadi mitra strategis bagi Bawaslu Kabupaten Gianyar. Terutama dalam mensosialisasikan pentingnya pengawasan partisipatif kepada para anggota Pramuka yang didominasi pemilih pemula.

“Secara prinsip, Pramuka siap berkolaborasi. Kami terbuka untuk mendukung kegiatan Bawaslu, terutama dalam sosialisasi dan pendidikan demokrasi kepada generasi muda melalui Pramuka dan mitra kerja Pramuka,” jelas Dewa Gede Alit Mudiarta.

Terkait pelantikan kepengurusan Saka Adhyasta Pemilu yang baru, Kwarcab Pramuka menyarankan adanya upacara seremonial sesuai mekanisme organisasi. Kabar baiknya, alokasi anggaran untuk masing-masing saka di bawah naungan Kwarcab Gianyar telah tersedia. Hal ini memudahkan realisasi program kerja sama dalam waktu dekat.

“Memang ada mekanisme seremonial yang harus dilalui, dan dana untuk kegiatan saka sudah disiapkan. Jadi ini sangat memungkinkan untuk segera direalisasikan,” tambahnya. Dukungan finansial ini diharapkan mampu menghidupkan kembali aktivitas Saka Adhyasta Pemilu di wilayah Gianyar.

Dengan sinergi ini, Bawaslu Kabupaten Gianyar berharap dapat terlibat aktif dalam agenda-agenda Kwartir Cabang. Pramuka diproyeksikan menjadi agen demokrasi yang berintegritas dan peduli terhadap proses pemilu yang jujur dan adil. Kolaborasi ini menjadi langkah preventif dalam menangkal potensi pelanggaran pemilu sejak dini di tingkat remaja.

Shares: