Gubernur Koster Hadiri HUT IWO Bali, Dorong Pers Objektif Kawal Pembangunan

DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri HUT Ikatan Wartawan Online (IWO) di Aula Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi puncak peringatan HUT IWO Indonesia ke-14 dan HUT IWO Bali ke-1.

Dalam kesempatan tersebut, Koster menyampaikan pentingnya keberadaan media online di tengah perkembangan teknologi informasi.

Menurut Koster, perkembangan teknologi telah membuat masyarakat semakin mudah memperoleh informasi secara cepat.

Media Online Memiliki Peran Strategis

Koster mengatakan keberadaan IWO merupakan respons terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi.

Media online memiliki karakter berbeda dibandingkan media konvensional.

Informasi melalui media online dapat disampaikan lebih cepat dan mudah diakses masyarakat.

“Media online dapat menyediakan informasi dengan lebih cepat, mudah dan dapat diakses dimana saja,” ujar Koster.

Menurutnya, media massa memiliki posisi penting dalam membangun komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Media juga menjadi ruang bagi masyarakat menyampaikan aspirasi kepada pemerintah.

Karena itu, Koster meminta insan pers tetap berpegang pada aturan jurnalistik.

Pers juga diharapkan tetap kritis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Koster Minta Pers Objektif dan Profesional

Koster berharap media yang tergabung dalam IWO dapat menjalankan tugas secara objektif dan profesional.

Informasi yang disampaikan harus sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

Pers juga diminta tidak hanya menyampaikan informasi positif mengenai pemerintah.

Sebaliknya, berbagai persoalan juga harus disampaikan secara proporsional kepada masyarakat.

“Harus berani mengatakan apa adanya. Jika ada yang buruk sampaikan,” tegas Koster.

Menurutnya, informasi positif juga tetap penting disampaikan kepada masyarakat.

Seluruh proses pemberitaan tersebut harus diarahkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Bali.

“Kalau ada yang positif juga harus disampaikan kepada masyarakat. Semuanya untuk mensejahterakan masyarakat Bali,” lanjutnya.

IWO Didorong Kawal Pembangunan Bali

Koster juga mengajak IWO bersinergi dan berkolaborasi dalam mengawal pembangunan Bali.

Peran tersebut diharapkan sejalan dengan Tatanan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun.

Menurut Koster, haluan pembangunan tersebut akan terus disosialisasikan kepada masyarakat.

Sosialisasi dilakukan agar masyarakat memahami arah pembangunan Bali dalam jangka panjang.

Masyarakat juga diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung pembangunan tersebut.

Dalam konteks tersebut, pers memiliki peran penting dalam menyebarluaskan informasi pembangunan kepada masyarakat.

Pers juga dapat menjadi ruang edukasi sekaligus kontrol sosial terhadap jalannya pembangunan.

Peringatan HUT IWO Bali

HUT IWO tersebut mengusung tema “Peran Pers Mengawal Pembangunan Bali”.

Ketua IWO Bali Tri Widiyanti mengatakan organisasinya akan terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mengawal pembangunan Bali dengan mengutamakan kepentingan publik.

Menurutnya, proses diseminasi informasi harus dilakukan secara bersih dan bertanggung jawab.

Informasi juga harus disampaikan secara berimbang dengan mengedepankan objektivitas.

“Diseminasi informasi kepada masyarakat harus berlangsung secara bersih, bertanggung jawab, berimbang dan objektif,” ujarnya.

Diisi Lomba Jurnalistik dan Tali Kasih

Puncak HUT IWO diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan jurnalistik.

Acara diawali dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol peringatan hari ulang tahun organisasi.

Kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan hadiah lomba karya jurnalistik tingkat perguruan tinggi se-Bali.

Selain itu, acara menghadirkan talkshow mengenai peran pers dalam pembangunan Bali.

IWO Bali juga menyerahkan bantuan tali kasih kepada 15 anak kurang mampu.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen IWO memperkuat peran pers sekaligus kepedulian sosial.

Melalui peringatan tersebut, IWO Bali menegaskan komitmennya mengawal pembangunan dengan perspektif kepentingan publik.

Sinergi antara pemerintah dan pers diharapkan dapat memperkuat penyebaran informasi pembangunan secara objektif dan bertanggung jawab.

Dengan demikian, pers dapat berkontribusi dalam mencerdaskan masyarakat sekaligus mendukung kemajuan Bali.

Sepotong Pie, Seluas Nusantara

Shares: