Diduga Korsleting Listrik, Bekas Kandang Ayam di Desa Aan Hangus Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Bekas Kandang Ayam di Desa Aan Hangus Terbakar

KLUNGKUNG, InsertBali – Sebuah bangunan bekas kandang ayam pedaging yang berlokasi di Banjar Petapan, Dusun Swelagiri, Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, hangus terbakar pada Kamis (5/11/2026) siang sekitar pukul 11.00 WITA.

Kebakaran yang menimpa kandang kosong milik warga setempat, Ida Bagus Adi Kumara Jaya (51), ini diduga kuat dipicu oleh korsleting arus pendek listrik.

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, membenarkan adanya musibah kebakaran tersebut. Menurutnya, personel kepolisian dari Polsek Banjarangkan langsung diterjunkan ke lokasi kejadian (TKP) setelah menerima laporan warga untuk mengamankan situasi dan membantu proses pemadaman.

“Benar, telah terjadi kebakaran bangunan bekas kandang ayam pedaging di wilayah Desa Aan. Diduga sementara penyebabnya karena korsleting pada instalasi kabel listrik di area kandang. Namun, penyebab pastinya masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa.

Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, peristiwa bermula ketika terlihat kepulan asap tebal dari arah bekas kandang ayam. Mendengar hal itu, saksi bergegas berlari menuju TKP.

“Setibanya di lokasi, saksi mendapati bagian pojok kandang sudah dilalap api. Bersama saksi lainnya, dan dibantu warga sekitar, mereka sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya agar tidak merambat lebih luas,” jelas Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa.

Melihat api yang cukup sulit dikendalikan, warga kemudian langsung menghubungi pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Klungkung dan kepolisian. Unit Piket Fungsi yang dipimpin oleh Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Banjarangkan langsung meluncur ke lokasi kejadian.

Penanganan Damkar dan Kepolisian di Lokasi Kejadian

“Personel Samapta dan Bhabinkamtibmas kami langsung bergerak melakukan pengamanan jalur untuk memastikan kelancaran keluar-masuk armada mobil Damkar. Sementara personel lainnya ikut bergotong-royong membantu pemadaman api di lokasi,” terangnya.

Berkat kesigapan warga, petugas Damkar, dan aparat kepolisian, amuk si jago merah akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya beberapa waktu kemudian. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini mengingat bangunan berstatus kandang kosong.

“Tidak ada korban jiwa. Setelah api padam, tim petugas langsung melakukan pendataan identitas korban maupun saksi-saksi. Untuk kerugian material yang dialami korban diperkirakan sekitar Rp5.000.000,” tutup Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa.

Shares: