Denpasar - Gubernur Bali, Wayan Koster mengucapkan Selamat Merayakan Tahun Baru Imlek 2574, kepada segenap Umat Konghucu dan etnis Tionghoa. “Semoga perayaan Tahun Baru Imlek tahun ini membawa kebahagiaan,
Gunakan Arak Sesuai kepentingan, Bukan Untuk Mabuk atau Merusak Kesehatan Nusa Dua - Gubernur Bali Wayan Koster, menegaskan bahwa Hari Arak Bali yang diperingati setiap tanggal 29 Januari didasari oleh
Yowana MDA Kabupaten Karangasem melalui Petajuh I Made Arda Oka dengan tegas menyatakan nada setuju atas gagasan baik Gubernur Bali, Bapak Wayan Koster yang mengeluarkan Keputusan Hari Arak Bali untuk
Penetapan tanggal 29 Januari sebagai Hari Arak Bali yang digagas oleh Gubernur Bali Wayan Koster melalui Surat Keputusan Gubernur Bali Nomor 929/03-I/HK/2022 sejauh ini memang mendapatkan respon positif dari Akademisi,
Peringatan Hari Arak bali, yang digagas Gubernur Wayan Koster masih dianggap dipandang negatif oleh sebagian kalangan. Bahkan ada anggapan hari tersebut merupakan hari yang berkonotasi negatif, seperti mabuk-mabukan.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster menyampaikan bahwa penangulangan rabies menjadi atensi TP PKK Bali karena organisasi ini merupakan partner pemerintah dalam menyukseskan berbagai program pembangunan. Lebih
Masih tingginya kasus rabies di beberapa Kabupaten di Bali serta masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk melakukan vaksinasi rabies terhadap binatang peliharaannya terutama anjing, kera, sapi dan kucing, serta bahayanya rabies
Pemerintah Provinsi Bali membantah isu yang menyebut lomba Utsawa Dharma Gita berhadiah miliaran rupiah dan hanya bisa diikuti anak pejabat.
"Semoga di Tahun Kelinci ini, Sinar Suci Tuhan Yang Maha Esa mencerahkan kehidupan kita, sehingga Kedamaian dan Kebahagiaan Senantiasa Menyertai Kita Semua".






















