JAKARTA, InsertBali – Pemerintah Kabupaten Badung memaparkan langkah strategis dalam memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja di wilayahnya. Salah satu cakupan jaminan sosial itu melalui program unggulan Universal Coverage Ketenagakerjaan (UCOK). Program ini dikembangkan khusus untuk memastikan pekerja rentan dan sektor informal mendapatkan perlindungan optimal.
Paparan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa saat pria asal Desa Pecatu ini mengikuti Wawancara Nasional Jamsostek Award Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan di Jakarta, pada Senin (12/10/2026).
Bupati Adi Arnawa mengatakan dalam visi dan misi yang kami tuangkan, ada misi kedua, yaitu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Kabupaten Badung dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial, yang diimplementasikan dalam bentuk lima program strategis dan salah satunya adalah jaminan sosial dan ketenagakerjaan.
“Upaya ini juga kami perkuat melalui regulasi daerah, dukungan anggaran, sosialisasi hingga tingkat desa dan kelurahan. Serta kolaborasi lintas perangkat daerah dan pemangku kepentingan,” ujar Adi seraya mengungkapkan berdasarkan data September 2026. Cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Badung telah mencapai 53,07 persen atau menyasar 156.217 peserta aktif dari total potensi 294.346 pekerja. Pemkab Badung menargetkan angka ini meningkat menjadi 58,85 persen pada akhir tahun 2026.
Langkah nyata ini didukung penuh oleh alokasi anggaran APBD Induk 2026 sebesar Rp 4,038 Milyar. Guna membiayai Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi belasan ribu pekerja rentan. Tercatat hingga Juli 2026, sebanyak 17.379 pekerja rentan di Kabupaten Badung telah resmi terlindungi.
“Pemkab Badung berencana memperluas cakupan dengan menambahkan program Jaminan Hari Tua (JHT) bagi pekerja rentan pada tahun 2027 mendatang,” tegasnya.
Untuk diketahui, Jamsostek Award yang sebelumnya dikenal sebagai Paritrana Award, merupakan apresiasi tinggi bagi pihak yang berkomitmen kuat. Komitmen dalam memperluas perlindungan ketenagakerjaan.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Badung turut menerima piagam penghargaan atas kontribusi nyata mendukung percepatan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) dari Kemenko Pemberdayaan Masyarakat RI.


















