BULELENG, InsertBali – Tim SAR gabungan terus mengintensifkan upaya pencarian terhadap seorang anak berusia 11 tahun. Yang dilaporkan terseret arus dan tenggelam saat berenang di Pantai Gerokgak, Kabupaten Buleleng pada, Kamis 24 September 2026.
Korban yang diketahui bernama Gede Adimas Raditya Wibawa. Korban merupakan siswa kelas 5 SD asal Banjar Dinas Batuagung, Desa Gerokgak, Kabupaten Buleleng.
Memasuki hari keempat operasi SAR pada Minggu 27 September 2026, tim gabungan kembali melakukan pencarian sejak Pukul 06.45 WITA. Dengan mengerahkan armada tambahan, yakni 1 unit Rescue Truck dan 1 unit Rescue Car Type 2 menuju lokasi kejadian.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, menyampaikan, bahwa tim di lapangan masih menghadapi kendala cuaca ekstrem selama proses operasi pencarian di lapangan.
“Kondisi angin kencang serta arus laut yang kuat dan berubah-ubah masih menjadi kendala utama tim SAR di lapangan,” infonya seraya mengatakan pencarian akan terus dilakukan hingga 7 hari dengan tetap memperhatikan situasi lapangan serta kondisi cuaca.
Dalam operasi hari keempat ini ditutup pada Pukul 18.00 WITA, keberadaan korban masih belum ditemukan. Pencarian akan kembali dilanjutkan pada Senin (28/9/2026) mulai Pukul 07.00 WITA.
Sebelumnya, peristiwa tenggelamnya Gede Adimas Raditya ini terjadi pada Kamis (24/9) sekitar Pukul 16.00 WITA. Korban bersama dua temannya berenang di Pantai Gerokgak menggunakan styrofoam. Sekitar Pukul 16.30 WITA, ketiganya terseret arus deras ke arah tengah laut. Dua anak berhasil diselamatkan oleh warga setempat, namun Gede Adimas terseret arus hingga hilang.



















