Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Bocah Terseret Arus di Buleleng

Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Bocah Terseret Arus di Buleleng

BULELENG, InsertBali – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar menghentikan upaya pencarian terhadap GARW, seorang bocah berusia 11 tahun yang dilaporkan terseret arus saat berenang di Pantai Gerokgak, Buleleng, Bali pada Kamis (24/9/2026). Penghentian operasi SAR ini dilaksanakan di Kantor Desa Gerokgak pada Rabu siang (30/9/2026).

“Operasi SAR hari ini kita hentikan dan akan dilanjutkan pemantauan. Serta koordinasi dengan kelompok kelompok nelayan yang berada di pesisir utara pantai Gerokgak,” terang Dony Indrawan selaku Koordinator Pos SAR Buleleng saat menghentikan kegiatan operasi SAR.

Ia menambahkan, sejak hari pertama pencarian seluruh lokasi yang dicurigai sudah dilakukan pencarian. Namun hingga hari ini target yang kita cari masih belum ditemukan.

“Tadi SRU laut sudah melaksanakan pencarian dengan luas area mencapai 40 NM², sedangkan penyisiran darat sejauh 5 km,” katanya.

Dony memaparkan bahwa sejak hari pertama operasi SAR digelar, Tim SAR Gabungan telah melaksanakan upaya pencarian secara maksimal.

Kendati Operasi SAR sudah resmi dihentikan, Dony menegaskan Kantor Pencarian dan Pertolongan memastikan operasi SAR dan evakuasi dapat dibuka kembali. Jika sewaktu-waktu terdapat tanda-tanda baru yang mengarah pada ditemukannya korban.

Di sisi lain, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, I Nyoman Sidakarya, memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dalam upaya pencarian terhadap GA.

“Terima kasih atas dedikasi serta kerja keras seluruh tim di lapangan. Semoga semangat kemanusiaan dapat terus dilaksanakan di kemudian hari,” ungkapnya.

Operasi pencarian dan pertolongan ini turut melibatkan Brimob Batalyon Kompi C Sat Brimob Polda Bali, Pol Airud Polda Bali, Pol Air Polres Buleleng, Polsek Gerokgak, Koramil 1609-08 Gerokgak, Bhabinkamtibmas Desa Gerokgak, Babinsa Desa Gerokgak, TNI AL Pos Celukan Bawang, KSOP Celukan Bawang, Aparat Kecamatan Gerokgak, Aparat Desa Gerokgak, PT. Cendana Indopearls, Bhuana Bali Rescue, pihak keluarga korban, serta masyarakat setempat.

Shares: