Serahkan Bantuan Darurat, Bupati Satria Tinjau Korban Kebakaran di Desa Timuhun

Bupati Klungkung I Made Satria didampingi Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra saat menyerahkan bantuan paket logistik darurat kepada korban kebakaran rumah di Desa Timuhun.

KLUNGKUNG, InsertBali Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, meninjau langsung lokasi musibah kebakaran rumah tinggal. Musibah ini menimpa warga di Dusun Tengah, Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan, pada Selasa (9/6). Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat pemerintah terhadap bencana yang menimpa masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Satria didampingi oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klungkung, I Putu Widiada. Bupati menyerahkan langsung paket bantuan logistik secara simbolis kepada korban.

Adapun jenis paket bantuan yang disalurkan meliputi bahan pokok (sembako), paket perlengkapan keluarga, paket kesehatan, serta paket peralatan makan. Bantuan ini diberikan guna menunjang pemenuhan kebutuhan mendasar harian para korban pasca-musibah.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Klungkung menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga Bapak Komang Swastika. Kehadiran kami hari ini bersama Pak Wakil dan Kalaksa BPBD adalah untuk memastikan bahwa penanganan pasca-bencana berjalan dengan cepat dan warga terdampak segera mendapatkan pemenuhan kebutuhan dasarnya seperti pangan, perlengkapan keluarga, kesehatan, hingga alat makan,” ujar Bupati Satria, di lokasi kejadian.

Kronologi Kejadian Kebakaran Rumah Tinggal dan Dampak Rembetan

Kebakaran yang terjadi pada pukul 07.30 WITA ini menghanguskan bangunan rumah milik I Komang Swastika Arianta (44). Rumah tersebut dihuni oleh 2 Kepala Keluarga (KK) dengan total 5 orang anggota keluarga.

Berdasarkan laporan kronologi di lapangan, musibah diduga kuat dipicu oleh percikan dupa dari tempat memasak darurat atau dapur. Kobaran api kemudian dengan cepat menjalar dan melahap bangunan utama, termasuk dua kamar tidur dan satu ruang tamu.

Selain menghanguskan rumah utama, api sempat merembet ke bagian atap rumah tetangga sebelah, I Nengah Sukana (42). Beruntung, berkat kesigapan warga dan respon cepat petugas pemadam kebakaran bersama tim reaksi cepat BPBD, api berhasil segera dipadamkan. Langkah sigap ini membuat dampak kerusakan pada rumah tetangga tidak meluas dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Total Kerugian Materil dan Imbauan Kewaspadaan Bahaya Kebakaran

Akibat kejadian ini, kerugian materil yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp200 juta. Kerugian tersebut meliputi kerusakan total pada gudang/dapur darurat berukuran panjang 7,8 meter dan lebar 1,9 meter.

Kerusakan juga terjadi pada bangunan rumah utama berukuran panjang 12,5 meter dan lebar 9,9 meter. Seluruh peralatan rumah tangga penting seperti televisi, tempat tidur, kasur, lemari, kulkas, hingga penanak nasi (magicom) milik korban dilaporkan hangus terbakar.

Bupati Satria juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Klungkung untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran di lingkungan rumah tangga. Kewaspadaan terutama dalam pengawasan penggunaan sarana upakara maupun aktivitas memasak. Pemerintah daerah dipastikan akan terus mengawal proses pemulihan para korban melalui koordinasi lintas instansi.

Shares: