Pertumbuhan Kendaraan Tak Seimbang dengan Infrastruktur Bali
Wayan Koster menyoroti ketimpangan antara pertumbuhan kendaraan dan kapasitas infrastruktur di Bali yang semakin memicu kemacetan di berbagai wilayah. Hal ini disampaikan saat menghadiri pelantikan pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia Bali di Denpasar. Menurutnya, kemampuan fiskal daerah belum cukup untuk mengatasi persoalan tersebut secara mandiri. Ia menegaskan perlunya dukungan dari pemerintah pusat mengingat kontribusi besar Bali terhadap devisa pariwisata nasional.
Kontribusi Pariwisata Bali Capai Ratusan Triliun
Koster mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan asing ke Bali mencapai 7,05 juta orang. Dengan rata-rata pengeluaran sebesar 1.522 dolar AS per kunjungan, total perputaran uang diperkirakan mencapai Rp176 triliun. Angka ini menyumbang sekitar 55% dari total devisa sektor pariwisata Indonesia, menjadikan Bali sebagai tulang punggung industri pariwisata nasional.
Ketimpangan Wilayah Akibat Konektivitas Lemah
Keterbatasan infrastruktur juga berdampak pada ketimpangan pembangunan antarwilayah. Daerah seperti Jembrana, Buleleng, dan Karangasem dinilai masih sulit diakses karena konektivitas yang belum optimal. “Seluruh Bali adalah destinasi wisata, tetapi akses yang belum merata membuat pertumbuhan ekonomi tidak seimbang,” jelas Koster.
Dorongan ke Pemerintah Pusat untuk Infrastruktur Strategis
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Provinsi Bali telah melakukan audiensi dengan Komisi V DPR RI guna mempercepat pembangunan infrastruktur darat. Koster berharap adanya perhatian khusus dari pemerintah pusat agar Bali tetap mampu menjaga citra Indonesia di mata internasional sebagai destinasi wisata unggulan.
KADIN Siap Susun Strategic Paper untuk Bali
Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Bakrie, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung percepatan pembangunan melalui penyusunan strategic paper bersama Pemprov Bali. Dokumen tersebut akan memetakan kebutuhan infrastruktur secara rinci, termasuk potensi investasi, perhitungan return on investment (ROI), serta dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi.
Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha Jadi Kunci
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan KADIN diharapkan mampu mempercepat realisasi proyek infrastruktur strategis di Bali. Dengan dukungan tersebut, pembangunan tidak hanya terfokus di wilayah selatan, tetapi juga merata ke seluruh daerah. Pelantikan pengurus KADIN Bali periode 2025–2030 turut menandai komitmen baru dunia usaha dalam mendorong transformasi ekonomi Bali yang lebih berkelanjutan.
Swan Paradise A Pramana Experience Perkuat Kolaborasi Industri, Gelar Gathering Eksklusif WO dan EO



















