GIANYAR, InsertBali — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Bypass Dharma Giri, Desa Buruan, Blahbatuh, Gianyar. Peristiwa ini berlangsung pada Selasa (7/4/2026) sore hari. Kejadian bermula ketika sebuah truk pengangkut es kristal terguling setelah sopirnya berupaya menghindari mobil yang tiba-tiba menyeberang dari bukaan median jalan.
Truk yang dikemudikan oleh Wiranto tersebut melaju dari arah Jalan Raya Blahbatuh menuju Bypass Dharma Giri. Ketika melaju di lokasi kejadian sekitar pukul 16.30 Wita, sebuah mobil tiba-tiba muncul dari bukaan median jalan. Mobil tersebut langsung menyeberang tanpa memperhatikan arus lalu lintas yang ada.
Sopir truk langsung melakukan pengereman mendadak dan membanting setir untuk menghindari tabrakan. Namun, kondisi jalan yang licin akibat hujan membuat truk kehilangan kendali. Kendaraan tersebut kemudian tergelincir, menabrak pembatas jalan, dan akhirnya terguling di tengah jalan.
Kernet truk, Adam, mengatakan bahwa peristiwa terjadi sangat cepat sehingga sopir tidak memiliki banyak pilihan. Menurutnya, mobil yang muncul tersebut langsung belok begitu saja dan tidak berhenti terlebih dahulu. “Kami spontan mengerem, dan kondisi jalan sedang hujan dan licin,” ujar Adam menjelaskan situasi di lapangan.
Muatan es kristal yang dibawa rencananya akan dikirim ke wilayah Gianyar. Setelah kejadian tersebut, mobil yang diduga menjadi penyebab kecelakaan justru langsung meninggalkan lokasi. Dalam insiden ini, dipastikan tidak ada korban luka serius. Sopir dan kernet hanya mengalami syok ringan akibat kejadian tersebut.
Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di Jalan Bypass Dharma Giri sempat mengalami kemacetan total. Petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Gianyar dan Polsek Blahbatuh segera turun ke lokasi. Hal ini dilakukan untuk melakukan pengaturan lalu lintas serta mengevakuasi kendaraan menggunakan mobil derek.
Beberapa waktu kemudian, truk tersebut berhasil dievakuasi oleh petugas. Arus lalu lintas di lokasi kejadian pun mulai berangsur normal kembali setelah badan truk disingkirkan dari jalur utama. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada saat melintasi jalur tersebut, terutama saat kondisi jalan licin akibat guyuran hujan.



















