BANGLI, InsertBali — Pemerintah Kabupaten Bangli secara resmi meluncurkan layanan Samsat Drive Thru pada Jumat (27/2/2026). Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi pemilik kendaraan di wilayah Bangli.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, di area Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bangli. Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Bangli, Kepala Bapenda Provinsi Bali, Dirlantas Polda Bali, serta pimpinan perangkat daerah lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Bapenda Provinsi Bali, I Dewa Tagel Wirasa, menekankan pentingnya layanan yang efektif. Beliau menyebut Samsat Drive Thru sebagai langkah strategis dalam menjawab tuntutan masyarakat.
“Transformasi pelayanan menjadi sebuah keniscayaan. Inovasi ini hadir untuk memberikan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan bagi masyarakat Bangli dalam memenuhi kewajiban perpajakannya tanpa harus turun dari kendaraan,” ujar Dewa Tagel.
Beliau juga menambahkan bahwa optimalisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) akan berdampak langsung pada pembangunan daerah. Hal ini memperkuat kapasitas fiskal untuk membiayai layanan publik di Bali.
Sejalan dengan semangat tata kelola pemerintahan yang bersih, UPTD Pelayanan Pajak Bangli menegaskan komitmen integritasnya. Seluruh proses di Samsat Drive Thru dipastikan transparan. Petugas tidak akan menerima pemberian dalam bentuk apa pun, baik perorangan maupun lembaga.
Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, memberikan apresiasi atas sinergi antara Pemprov Bali, Kepolisian, dan Pemkab Bangli. Beliau menilai layanan ini sebagai bagian dari reformasi birokrasi yang adaptif terhadap mobilitas masyarakat.
“Acara ini bukan sekedar seremonial, melainkan tonggak penting untuk memangkas waktu pelayanan dan mengurangi antrean. Pajak yang dihimpun akan kembali ke masyarakat dalam bentuk infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan,” ungkap Wayan Diar.
Wabup juga mengajak seluruh masyarakat Bangli untuk memanfaatkan fasilitas ini secara optimal. Ketaatan membayar pajak tepat waktu merupakan bentuk gotong royong dalam membangun daerah Bangli ke depan.



















