KLUNGKUNG, InsertBali – Guna meringankan beban masyarakat Bupati Klungkung, I Made Satria didampingi camat nusa penida kembali menyerahkan. Penyerahan secara simbolis bantuan sesajen Pitra Yadnya (Ngaben Masal). Penyerahan di dua Desa Adat di kecamatan nusa penida Klungkung, sabtu (22/8).
Kehadiran pimpinan daerah ini sangat disambut antusias krama. Krama yang sedang mempersiapkan banten upacara. Bantuan stimulan yang diserahkan di dua Banjar desa menjelang puncak upacara pada Bulan Agustus 2026 ini.
Diantaranya yakni di Banjar pengalusan desa adat panca mekar sari Sebasar 55.000.000 yang terdiri dari 11 sawa. Serta br. Adat calik desa tri wana giri mandala sebesar Rp. 40.000.000,- mengupacarai sebanyak 8 sawa puncak upacara pada tanggal 25 Agustus.
Seperti diberitakan sebelumnya, penyaluran bantuan ini merupakan salah satu program unggulan Pemkab Klungkung. Program dalam upaya untuk mendukung dan melestarikan tradisi serta adat budaya Bali.
Berdasarkan kebijakan Pemerintah Daerah, alokasi bantuan upakara/sesajen ditetapkan sebesar Rp 5.000.000 per sawa. Dengan nilai maksimal Rp 150.000.000 per kelompok atau desa adat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Satria mengatakan bahwa bantuan ini diberikan dengan tujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat. Meringankan beban saat melaksanakan upacara keagamaan.
Sekaligus semakin memperkuat dan mempererat semangat gotong-royong menyama braya.
“Bantuan ini merupakan program unggulan Pemkab Klungkung, semoga bermanfaat dan tentunya meringankan beban dalam melaksanakan prosesi Pitra Yadnya/Ngaben Massal. Titiang atas nama pribadi dan Pemerintah mendoakan dumogi upacara labda karya dan sang palatra polih genah sane becik, Nyujur Sunia Loka dan Amor Ing Acintya,” harap Satria.



















