DENPASAR , InsertBali – Komitmen untuk memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat kembali ditegaskan oleh Ny. Putri Koster saat membuka kegiatan Bina Posyandu Angkatan IV Tahun 2026 di Bapelkesmas Provinsi Bali, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Mei 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas kader Posyandu. Dalam mendukung pelayanan masyarakat yang lebih optimal dan menyeluruh.
Ny. Putri Koster Tekankan Pentingnya Peran Kader Posyandu
Dalam arahannya, Ny. Putri Koster menegaskan bahwa kader Posyandu memiliki peran penting tidak hanya dalam pelayanan dasar kesehatan masyarakat, tetapi juga sebagai penghubung antara pemerintah dan kebutuhan warga di lapangan.
Menurutnya, pengelolaan Posyandu harus dilakukan secara baik dan terstruktur agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal. Kader diharapkan mampu memahami kondisi masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai kebutuhan yang memerlukan tindak lanjut dari pemerintah.
“Posyandu harus dikelola dengan baik. Kader tidak hanya melayani, tetapi juga mampu mencatat dan menyampaikan kebutuhan masyarakat agar dapat ditindaklanjuti secara tepat,” ujarnya.
Bina Posyandu 2026 Diikuti 112 Peserta
Kegiatan Bina Posyandu Angkatan IV Tahun 2026 diikuti sebanyak 112 peserta yang berasal dari Kota Denpasar dan Kabupaten Buleleng. Peserta terdiri atas kader Posyandu serta TP Posyandu tingkat kota, kecamatan, hingga desa.
Kehadiran peserta dari berbagai wilayah di Bali menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu secara merata. Program pembinaan ini juga menjadi sarana penguatan kapasitas kader agar lebih siap menghadapi tantangan pelayanan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Ketua panitia, Ni Komang Sriani, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kader terhadap program Posyandu secara komprehensif. Termasuk dalam implementasi pelayanan berbasis kebutuhan masyarakat.
Materi Fokus pada Penguatan Program dan Pelayanan Posyandu
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pembekalan dari sejumlah narasumber lintas perangkat daerah. Diantaranya Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, dan Kepala Dinas Sosial. Materi yang diberikan mencakup penguatan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, pendalaman substansi program, hingga pembahasan isu strategis dan kebijakan terbaru terkait pelayanan masyarakat.
Selain itu, peserta juga dibekali strategi implementasi program Posyandu melalui integrasi ke dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung keberlanjutan program Posyandu agar berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Tingkatkan Pelayanan Posyandu yang Responsif dan Menyeluruh
Melalui kegiatan Bina Posyandu Angkatan IV Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali berharap para kader semakin siap menjalankan tugas secara optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Penguatan kapasitas kader Posyandu dinilai penting untuk menciptakan pelayanan yang responsif, menyeluruh, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Bali.
Buka Baliyoni Group Solution Day 2026, Sekda Bali Dewa Indra Dorong IAPI Jadi Penggerak Pembangunan



















