Perkuat Budaya Keselamatan, PLN Edukasi Masyarakat Desa Adat Pukuh tentang Aman Menggunakan Listrik

Perkuat Budaya Keselamatan, PLN Edukasi Masyarakat Desa Adat Pukuh tentang Aman Menggunakan Listrik

BANGLI, InsertBali Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi bahaya kelistrikan, PLN ULP Bangli melaksanakan Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan. Kegiatan bertempat di Desa Adat Pukuh, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PLN dalam membangun budaya keselamatan di tengah masyarakat. Langkah sekaligus mendorong penggunaan listrik yang aman, bijak, dan sesuai ketentuan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. I Nengah Senantara. Hadir pula Manager PLN UP3 Bali Timur, I Made Arya, bersama jajaran PLN UP3 Bali Timur dan PLN ULP Bangli.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk sinergi. Bentuk sinergi dalam memberikan pemahaman secara langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan ketenagalistrikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sosialisasi tersebut, PLN memberikan edukasi mengenai berbagai potensi bahaya listrik. Edukasi mulai dari penggunaan peralatan listrik yang tidak sesuai, instalasi listrik yang tidak memenuhi standar. Hingga aktivitas masyarakat yang berpotensi mendekati jaringan listrik.

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan penyambungan listrik secara ilegal atau tidak sesuai ketentuan. Masyarakat diminta memastikan instalasi dan peralatan listrik dalam kondisi baik dan aman.

Selain penggunaan listrik di dalam rumah, PLN turut memberikan perhatian terhadap aktivitas masyarakat di sekitar jaringan listrik. Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga jarak aman ketika melakukan pembangunan, memasang penjor, baliho, umbul-umbul. Serta kegiatan lainnya yang berpotensi berada terlalu dekat dengan jaringan listrik.

Pernyataan Manager PLN UP3 Bali Timur Dan Anggota Komisi VI DPR RI

Manager PLN UP3 Bali Timur, I Made Arya, menyampaikan keterangannya. Ia menyampaikan bahwa keselamatan ketenagalistrikan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian dari seluruh lapisan masyarakat.

“Keselamatan ketenagalistrikan bukan hanya menjadi tanggung jawab PLN, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui sosialisasi ini, kami ingin masyarakat semakin mengenali potensi bahaya listrik dan memahami langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas yang berkaitan dengan listrik maupun yang berada di sekitar jaringan listrik,” ujar I Made Arya.

Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. I Nengah Senantara, turut memberikan dukungan. Dukungan terhadap upaya edukasi keselamatan ketenagalistrikan yang dilakukan PLN.

Ia menekankan bahwa listrik merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat. Namun pemanfaatannya harus diiringi dengan kesadaran dan pemahaman mengenai aspek keselamatan.

“Listrik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat dan mendukung berbagai aktivitas sehari-hari. Karena itu, pemahaman mengenai keselamatan penggunaan listrik sangat penting agar masyarakat dapat memanfaatkan listrik dengan aman dan terhindar dari risiko yang tidak diinginkan. Edukasi seperti ini perlu terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan PLN, pemerintah, desa adat, dan masyarakat,” ungkap Ir. I Nengah Senantara.

Jalannya Sosialisasi Interaktif Dan Sinergi Lintas Sektor

Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, serta sesi tanya jawab. Masyarakat Desa Adat Pukuh turut menyampaikan berbagai pertanyaan dan pengalaman terkait penggunaan listrik di lingkungan tempat tinggal. Serta aktivitas masyarakat yang berada di sekitar jaringan listrik.

Sinergi antara PLN, pemerintah, legislatif, desa adat, dan masyarakat menjadi bagian penting. Sinergi dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dari potensi bahaya kelistrikan.

Karena dalam setiap aktivitas kelistrikan, tidak ada yang lebih penting dari keselamatan jiwa manusia.

Shares: