KLUNGKUNG, InsertBali – Dalam upaya mempercepat pembangunan infrastruktur dan mengakselerasi program prioritas daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung melakukan penandatanganan Perjanjian Pinjaman Daerah. Dilakukan pula penandatanganan Perjanjian Pengelolaan Debt Service Reserve Account (DSRA).
Penandatanganan untuk kegiatan multi sektor senilai Rp. 50.600.000.000,- ini dilakukan langsung Bupati Klungkung, I Made Satria. Prosesi ini dilakukan dengan Direktur Pembiayaan Publik & Pengembangan Proyek PT SMI, Faaris Pranawa dan Perwakilan Pimpinan PT Bank BPD Bali. Agenda bertempat di ruang rapat PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) Lantai 48, Sahid Sudirman Center, Jakarta, pada Senin (6/7).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Satria menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). Apresiasi diberikan atas persetujuan dukungan fasilitas pembiayaan infrastruktur daerah ini.
Fasilitas pembiayaan ini bukan sekadar angka di atas kertas. Melainkan wujud nyata kemitraan strategis yang ditujukan untuk meningkatkan ketahanan wilayah serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat khususnya di Kabupaten Klungkung.
“Kami menyadari sepenuhnya bahwa fasilitas ini merupakan amanah besar. Oleh karena itu, Pemkab Klungkung berkomitmen penuh untuk mengelola dana ini dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudent), transparan, dan akuntabel,” ujar Bupati Satria.
Mitigasi Risiko Fiskal dan Bantuan CSR Tanggap Bencana Kepulauan
Bupati juga menambahkan bahwa melalui Perjanjian Pengelolaan DSRA bersama PT Bank BPD Bali, Pemkab Klungkung memastikan mitigasi risiko fiskal. Pemenuhan kewajiban daerah juga telah terencana dengan matang dan terukur.
Selain dukungan pembiayaan infrastruktur, momentum ini juga menjadi ajang apresiasi atas kepedulian PT SMI melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). PT SMI memberikan bantuan operasional berupa mobil pick up dan mesin pencacah limbah kayu yang ditujukan bagi Kabupaten Klungkung.
Bantuan ini juga dinilai sangat berdampak positif terutama bagi daerah kepulauan. Fasilitas ini berguna untuk meningkatkan kecepatan penanganan pascabencana pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.
“Peralatan ini tidak hanya akan memulihkan akses mobilitas masyarakat dengan cepat, tetapi juga sangat mendukung upaya pengelolaan lingkungan secara lebih berkelanjutan di Kabupaten Klungkung. Hal terpenting, semoga melalui kerjasama ini dapat terus terjalin dengan sebaik-baiknya demi mewujudkan pembangunan yang membawa manfaat nyata bagi terwujudnya Klungkung yang Mahottama,” harapnya.
Peran PT SMI Sebagai Katalis Pembangunan Daerah dan Pelopor Kerja Sama
Sementara itu, Direktur Pembiayaan Publik & Pengembangan Proyek PT SMI, Faaris Pranawa menyampaikan penjelasannya. PT SMI, sebagai Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan RI, senantiasa menjalankan perannya sebagai katalis dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Mereka bergerak dengan menyediakan pembiayaan yang berkelanjutan dan berprinsip pada tata kelola yang baik.
Melalui kerja sama ini, PT SMI berkomitmen untuk terus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah. Pinjaman daerah ini juga diharapkan dapat menjadi katalis dalam mendukung program-program pembangunan strategis di Kabupaten Klungkung. Langkah ini diproyeksikan sehingga dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat setempat.
“Kami mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan baik ini. Pemkab Klungkung juga menjadi pelopor paling pertama ditahun ini yang menjalin kerjasama. Semoga kerja sama ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Klungkung,” ucapnya.



















