Neo Nolin Wakili Bali di AMI Awards 2026, Lagu “Bali” Masuk Nominasi Musik Etno

DENPASAR – Karya musik etnik Bali kembali mendapat ruang di panggung nasional melalui nominasi AMI Awards 2026.

Kelompok musik etnik asal Tabanan, Neo Nolin, masuk nominasi melalui karya instrumental berjudul “Bali”.

Karya tersebut bersaing dalam kategori baru Karya Produksi Musik Etno Terbaik pada AMI Awards 2026.

Yayasan Anugerah Musik Indonesia atau YAMI mengumumkan daftar nominasi tersebut pada Senin (21/9/2026).

Masuknya Neo Nolin menjadi catatan penting bagi perkembangan musik etnik Bali di tingkat nasional.

Neo Nolin Masuk Kategori Baru AMI Awards 2026

Kategori Karya Produksi Musik Etno Terbaik merupakan salah satu kategori baru tahun ini.

AMI Awards 2026 menghadirkan empat kategori baru untuk merespons perkembangan musik Indonesia.

Keempatnya mencakup musik etno, hip-hop, hipdut, dan lagu pesta musik Timur.

Khusus kategori musik etno, AMI memberikan ruang bagi karya berbasis tradisi dan identitas musik daerah.

Langkah tersebut memperluas apresiasi terhadap keberagaman musik Nusantara dalam industri musik nasional.

Lagu “Bali” Andalkan Instrumen Nolin Khas Tabanan

Neo Nolin membawa karya berjudul “Bali” dalam kategori tersebut.

Karya ini mengangkat instrumen nolin atau mandolin Bali sebagai bagian utama eksplorasi musik.

Instrumen tersebut dikenal sebagai salah satu kekayaan musik tradisional dari Desa Pujungan, Tabanan.

Neo Nolin mengembangkan karakter instrumen tersebut melalui pendekatan musik yang lebih dinamis dan kontemporer.

Eksplorasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan musik tradisional Bali kepada khalayak lebih luas.

Karya “Bali” juga diproduseri oleh I Nyoman Resa Angga Nurbawa, S.Sn., M.Sn.

Neo Nolin Bersaing dengan Empat Nomine Lain

Dalam kategori Karya Produksi Musik Etno Terbaik, Neo Nolin menghadapi empat nomine lainnya.

Kelima nomine membawa latar budaya dan pendekatan musik etnik yang berbeda.

Berikut daftar nomine dalam kategori tersebut:

  • Neo Nolin – “Bali”
  • Gamelan Pacifica – “UMBARAN”
  • Palui Banaran – “Wadian Dadas (Belian Dayak Maanyan)”
  • Peni Candra Rini – “Kumuda Djiwa Gamelan (Mangkunegaran)”
  • RIRIT CAMPALA – “Babun”

Daftar resmi AMI Awards 2026 mencantumkan kelima karya tersebut dalam kategori musik etno.

Masing-masing karya merepresentasikan kekayaan tradisi musik dari berbagai wilayah Indonesia.

AMI Awards 2026 Usung Tema “Ruang Nada Nusantara”

AMI Awards 2026 merupakan penyelenggaraan ke-29 ajang penghargaan musik Indonesia tersebut.

Tahun ini, AMI Awards mengusung tema “Ruang Nada Nusantara”.

Tema tersebut menggambarkan keberagaman bunyi Indonesia dari musik tradisi hingga karya modern.

Ketua Umum YAMI Candra Darusman menyebut tradisi dan kreativitas modern mendapat ruang dalam penyelenggaraan tahun ini.

Sebanyak 5.360 karya tercatat masuk dalam proses AMI Awards 2026.

Karya-karya tersebut kemudian tersebar dalam 67 kategori penghargaan.

Jumlah tersebut menunjukkan luasnya perkembangan karya musik Indonesia pada penyelenggaraan AMI Awards tahun ini.

Musik Tradisional Bali Mendapat Ruang di Panggung Nasional

Nominasi Neo Nolin memperlihatkan keberadaan karya musik berbasis instrumen tradisional dalam industri nasional.

Kehadiran “Bali” juga memperkenalkan karakter musik nolin dari Tabanan kepada publik lebih luas.

Instrumen tradisional tersebut dikembangkan melalui pendekatan kreatif tanpa meninggalkan identitas asalnya.

Bagi perkembangan musik etnik Bali, nominasi ini menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan musik daerah.

Neo Nolin kini membawa nama Tabanan dan Bali ke salah satu ajang penghargaan musik nasional.

 

Insentif Nyoman dan Ketut di Bali Masih Diverifikasi, Pergub Tunggu Fasilitasi Kemendagri

Shares: