KLUNGKUNG, InsertBali – Bertepatan dengan hari kasih sayang atau Valentine Day, Bupati Klungkung I Made Satria menunjukkan wujud nyata kepedulian sosialnya. Bersama Ny. Eva Satria dan Komunitas Sosial Peduli Yatim Piatu (PYP), Bupati turun langsung menyerahkan bantuan kepada masyarakat di Kecamatan Nusa Penida, Sabtu (14/2/2026).
Penyaluran bantuan ini menyasar keluarga kurang mampu dan anak-anak yatim piatu. Penyerahan dipusatkan di dua titik utama, yakni Kantor Camat Nusa Penida dan Kantor Desa Ped. Sebanyak 22 penerima manfaat mendapatkan perhatian dalam aksi kemanusiaan ini, yang terdiri dari pemberian paket sembako serta bantuan uang sekolah.
Khusus bagi anak yatim piatu, Bupati menyerahkan bantuan uang sekolah sebesar Rp1,6 juta per orang. Selain di wilayah kepulauan, aksi sosial ini berlanjut ke daratan Klungkung. Bupati mengunjungi kediaman Ni Kadek Ayu Serladewi di Desa Nyanggelan, Kecamatan Banjarangkan, yang merupakan istri korban meninggal dunia akibat tersambar petir beberapa waktu lalu.
Apresiasi Sinergi CSR dan Semangat Pendidikan
Dalam sambutannya, Bupati Klungkung I Made Satria mengapresiasi inisiatif PYP Group yang aktif meringankan beban masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Bupati juga memberikan suntikan semangat kepada anak-anak penerima bantuan agar tetap fokus menempuh pendidikan. Ia berharap uang bantuan sekolah tersebut digunakan secara bijak untuk memenuhi kebutuhan dasar pendidikan, seperti membeli seragam, buku, dan alat tulis lainnya. Pendidikan dinilai sebagai kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan di masa depan.
“Kami tidak bisa bergerak sendiri. Kehadiran PYP Group hari ini membuktikan bahwa kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi anak-anak yatim piatu dan keluarga kurang mampu. Bantuan ini mungkin tidak menyelesaikan semua masalah, tapi kami berharap ini bisa sedikit meringankan beban dapur dan memberikan semangat bahwa mereka tidak sendirian,” ujar Bupati Satria.
Aksi sosial ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk selalu hadir di tengah kesulitan warga. Serangkaian hari kasih sayang menjadi momentum yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi antara pemimpin dan rakyatnya. Melalui kunjungan langsung, pemerintah dapat memantau kondisi rill di lapangan secara akurat.
Bupati menegaskan bahwa bantuan sembako diharapkan mampu menjaga ketahanan pangan keluarga kurang mampu dalam jangka pendek. Sementara bantuan pendidikan menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan generasi muda di Nusa Penida. Sinergi antara komunitas sosial dan pemerintah akan terus dipacu guna menciptakan keadilan sosial bagi seluruh warga Klungkung.
Dengan semangat gotong royong, Bupati Klungkung I Made Satria mengajak seluruh pihak yang memiliki kemampuan lebih untuk turut peduli terhadap lingkungan sekitar. Kesejahteraan masyarakat bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama demi mewujudkan Klungkung yang unggul dan harmonis.



















