GIANYAR, InsertBali — Turnamen sepak bola usia dini bertaraf internasional, International Youth Football Tournament Bali 7s 2026 Presented by Trima+ by Trimegah Sekuritas kembali digelar. Kegiatan yang didukung penuh oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia ini berlangsung di Bali United Training Center, Gianyar, mulai Kamis (2/4/2026) hingga Minggu (5/4/2026).
Turnamen sepak bola usia dini se-Asia ini kini merambah hingga Eropa. Dengan jumlah peserta dan kunjungan yang semakin meningkat dibandingkan edisi sebelumnya. Pada tahun ini, terdapat 500 tim peserta yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Australia, India, dan Belanda dengan total pemain sebanyak 8.000 pemain.
Keseluruhan pemain tersebut tersebar dalam beberapa kelompok usia yang berkompetisi mulai dari U8, U10, U12, U14, U16, Pro, dan Women. Lebih dari sekadar turnamen sepak bola, Bali 7s juga menawarkan pengalaman festival keluarga. Dengan menghadirkan area food & beverages serta booth UMKM sebanyak 42 tenant.
Dorong Football Development dan Sport Tourism Dunia
Bali 7s 2026 menjadi bukti bahwa sepak bola usia dini dapat menjadi sarana positif membangun semangat kompetisi sehat dan persahabatan antar negara. Selain itu, ajang ini mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui UMKM dan pariwisata. Yang paling penting, Bali 7s juga turut mendorong football development di Indonesia, Asia, dan bahkan Eropa.
Turnamen tingkat internasional di tahun ketiga ini tidak terlepas dari para sponsor utama Trima+ dari Trimegah Sekuritas dan juga berbagai official partner. Direktur Turnamen Internasional Bali 7s 2026, Yabes Tanuri, mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan oleh para sponsor, Kemenpora, dan PSSI.
Pada edisi kali ini, terdapat 39 lapangan pertandingan dengan jumlah tim peserta sebanyak 500 yang diikuti oleh 7 negara. Jumlah tersebut meningkat dari edisi pertama tahun 2024 sebanyak 225 tim dan tahun 2025 sebanyak 389 tim. “Harapannya, turnamen ini bisa menjadi ajang pengembangan generasi muda untuk menjadi pesepak bola profesional di masa depan. Salah satunya mencetak pemain Timnas Indonesia di masa mendatang,” ungkap Yabes Tanuri.
Apresiasi Menpora Erick Thohir atas Konsistensi Bali 7s
Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, memberikan respons positif dan dukungan penuh atas pelaksanaan kompetisi usia muda di tahun ketiga ini. “Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap penyelenggaraan Youth Football Tournament Bali 7s 2026 yang telah memasuki tahun ketiga. Turnamen ini mampu hadir secara konsisten dari tahun ke tahun. Menjaga kesempatan talenta kita untuk mewujudkan mimpi mereka menjadi pesepak bola profesional di masa depan,” ujarnya.
Menurut Menpora, di sini para peserta bukan sekadar mengasah bakat dan merasakan atmosfer pertandingan di lapangan. Mereka juga membentuk karakter sportif serta menjalin persahabatan dan persaudaraan dengan para peserta lintas negara dan budaya. Turnamen ini juga bukti nyata bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah kegiatan olahraga usia dini berskala internasional.
“Yang tidak kalah penting, kegiatan ini turut memberikan dampak bagi perekonomian daerah melalui pemberdayaan UMKM, sektor pariwisata, serta ekonomi kreatif. Kami meyakini bahwa ajang seperti ini memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan sport tourism di Indonesia,” tambah Menpora Erick Thohir.
Kementerian Pemuda dan Olahraga mendukung penuh penyelenggaraan Bali 7s sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan. Hal ini bertujuan memaksimalkan potensi sektor wisata olahraga tanah air. Serta membina generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berdaya saing global.



















