Komisi III DPR RI Bersama BNN Tinjau Lapas Bangli Bersinar

Pengambilan sampel test urine secara acak kepada warga binaan Lapas Narkotika Bangli saat kunjungan Komisi III DPR RI.

BANGLI, InsertBali — Komitmen pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan kembali ditegaskan melalui kunjungan kerja penting. Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Al-Habsyi, bersama BNNP Bali dan Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Gun Gun Gunawan, mendatangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bangli pada Minggu (12/04/2026).

Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, Budi Sajidin. Hadir pula Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar, Sudirman, yang selama ini berperan aktif dalam mendorong terwujudnya lingkungan lapas yang bersih dari narkoba. Pejabat lain yang hadir adalah Kepala Lapas sebelumnya, Stady Steven Umboh, dan Kepala Lapas saat ini, Dody Naksabani, beserta jajaran.

Peninjauan Lapangan dan Pembuktian Melalui Tes Urine

Keberhasilan Lapas Narkotika Bangli dalam menjaga kondisi bebas dari penyalahgunaan narkotika tidak terlepas dari sinergi kuat bersama BNNK Gianyar. Melalui kolaborasi intensif dan penguatan program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika), pihak terkait berhasil mewujudkan Lapas Bersinar (Bersih dari Narkoba). Hal ini merupakan bentuk nyata dari komitmen bersama lintas instansi.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penyampaian dalam forum bersama BNN terkait keberadaan lapas yang bersih dari narkoba. Lapas Narkotika Bangli menjadi salah satu instansi yang mendapat perhatian khusus. Untuk memastikan hal tersebut secara objektif, dilakukan peninjauan langsung ke lapangan oleh rombongan Komisi III DPR RI.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke pendopo luar untuk menyaksikan penampilan warga binaan. Mereka menampilkan yel-yel dan Mars Anti Narkotika dengan penuh semangat sebagai bagian dari program pembinaan. Selanjutnya, dilakukan pengambilan sampel secara acak terhadap 5 orang warga binaan untuk dilakukan tes urine sebagai bentuk pembuktian langsung di tempat.

Apresiasi Legislatif dan Komitmen Menjaga Integritas

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, seluruh sampel yang diuji dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika. Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Al-Habsyi, mengapresiasi hasil tersebut sebagai bukti nyata keberhasilan upaya bersama. Hasil yang diperoleh menjadi fakta bahwa kondisi Lapas Narkotika Bangli memang benar-benar bersih dari barang terlarang.

“Saya ingin memastikan secara langsung dan melihat fakta di lapangan. Hasil yang ditunjukkan hari ini membuktikan bahwa Lapas Narkotika Bangli benar-benar bersih dari narkoba. Tidak ada peredaran, tidak ada penyalahgunaan, serta tidak ditemukan adanya handphone maupun praktik penyimpangan lainnya,” ujar Habib Aboe Bakar Al-Habsyi. Hal ini sekaligus membantah anggapan negatif mengenai integritas lapas narkotika.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli, Dody Naksabani, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran. Kolaborasi yang baik dengan BNN Kabupaten Gianyar di bawah pengawasan BNN Provinsi Bali menjadi kunci utama dalam menjaga komitmen terhadap pemberantasan Halinar (Handphone, Pungutan, dan Narkoba).

“Keberhasilan ini bukan hanya hasil dari satu pihak, melainkan komitmen bersama seluruh jajaran dalam menjaga Lapas tetap bersih. Kami akan terus mempertahankan dan meningkatkan upaya ini sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjalankan tugas pemasyarakatan,” ungkap Dody Naksabani. Sinergi yang solid ini diharapkan menjadi contoh bagi lapas lainnya dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas tinggi.

Shares: