KLUNGKUNG, InsertBali – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung kembali menunjukkan komitmen serius dalam tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan. Hal itu terlihat ketika Bupati Klungkung, I Made Satria menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Bali T.A 2025.
LHP tersebut diserahkan oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira. Prosesi penyerahan berlangsung di ruang Sidang Utama Gedung DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Senin (8/6).
LHP tersebut diserahkan Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira kepada Bupati Satria dan Ketua DPRD Klungkung, Anak Agung Anom. Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Bali, Wayan Koster. Hadir pula Bupati/Walikota se-Bali dan Sekda Anak Agung Lesmana.
Pimpinan I BPK RI, Nyoman Adhi Suryadnyana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dasar pemberian opini didasarkan pada beberapa poin penting. Poin tersebut meliputi kesesuaian Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern.
“Pemeriksaan yang dilakukan BPK berpedoman pada Standar Pemeriksaan Keuangan Negara, sebagaimana ditetapkan dengan Peraturan BPK Nomor 1 Tahun 2026. Dengan penyerahan LHP ini lebih meningkatkan pengelolaan keuangan pemerintah daerah sehingga lebih efektif, efisien dan akuntabel,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati I Made Satria menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran BPK RI atas arahan dan bimbingannya. Ia juga berterima kasih kepada komitmen jajaran OPD Pemkab Klungkung.
Apresiasi dan terima kasih juga ditujukan atas dukungan dari DPRD Klungkung sehingga berhasil mempertahankan capaian ini. “Opini WTP yang kita raih kembali ini bukan sekadar rutinitas atau formalitas administratif semata. Ini adalah bukti nyata dari komitmen kuat kami untuk mengelola APBD dengan jujur, transparan dan akuntabel,” ujar Bupati Satria.
Fondasi Utama Pelayanan Publik dan Inovasi Pengelolaan Aset
Lebih lanjut, Bupati Satria menekankan bahwa pencapaian ini akan menjadi motivasi bagi Pemkab Klungkung. Motivasi ini utamanya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Bupati juga menegaskan bahwa tata kelola keuangan yang baik adalah fondasi utama. Fondasi ini krusial dalam mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Kita patut berbangga dan bersyukur atas capaian ini. Ke depannya, kami akan terus memperkuat sistem pengendalian internal dan melakukan inovasi dalam pengelolaan aset dan keuangan daerah, agar seluruh program pembangunan dapat tepat saran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” harapnya.



















