Bupati Klungkung Ikuti Rakor Budaya Kerja ASN Bersama Wamen RI, Terapkan Pola Kerja WFO-WFH

Bupati Klungkung I Made Satria bersama Sekda Klungkung saat mengikuti Rakor daring dengan Wakil Menteri Dalam Negeri RI terkait budaya kerja ASN.

KLUNGKUNG, InsertBali — Bupati Klungkung, I Made Satria, bersama Sekretaris Daerah Anak Agung Gede Lesmana mengikuti Rapat Koordinasi penting. Agenda ini membahas Tindak Lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Daerah. Kegiatan dilaksanakan secara daring dari Ruang Video Conference Kantor Bupati Klungkung pada Selasa (7/4/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Dr. Ribka Haluk. Pertemuan koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Mendagri Nomor 800.1.5/3349/SJ tentang Transformasi Budaya Kerja ASN. Kebijakan ini menekankan penerapan pola kerja kombinasi antara Work From Office (WFO) dan Work From Home(WFH).

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi kinerja di lingkungan pemerintahan. Selain itu, kebijakan tersebut juga dimaksudkan untuk mempercepat transformasi layanan digital di seluruh instansi. Melalui pola ini, diharapkan dapat mendukung upaya penghematan energi di lingkungan pemerintah daerah secara berkelanjutan.

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Klungkung telah mengambil langkah nyata. Pihak pemerintah telah menerbitkan Surat Edaran Nomor B.100.3.4.2/0074.1/Org/IV/2026. Edaran ini mengatur tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung.

Kebijakan ini tercatat mulai berlaku secara resmi sejak 1 April 2026. Hal ini sebagaimana tercantum dalam dokumentasi dan data pendukung yang ada. Penerapan ini menjadi bukti bahwa Kabupaten Klungkung siap beradaptasi dengan perubahan pola kerja modern yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

Budaya Kerja Adaptif di Era Digital

Melalui kebijakan ini, diharapkan tercipta budaya kerja ASN yang lebih adaptif dan produktif. Hal ini sangat krusial dalam menghadapi tuntutan publik yang semakin tinggi di era digital. Pemerintah daerah berupaya agar setiap pegawai tetap berorientasi pada pelayanan publik yang optimal meskipun dengan pola kerja yang fleksibel.

Bupati Satria berharap seluruh jajaran ASN di Klungkung dapat memahami esensi dari transformasi ini dengan baik. Dengan koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan percepatan layanan digital dapat segera dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. Transformasi ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman dan efisien bagi para aparatur negara.

Shares: