Akhir Pencarian Panjang, Pemuda Suwat yang Hilang Sebulan Ditemukan Selamat di Kota Batu Malang

Moment kepulangan Ngakan Made Bajra Mahardika, pemuda Suwat ditemukan selamat setelah sebulan menghilang.

GIANYAR, InsertBali – Kabar gembira datang dari Desa Adat Suwat, Kecamatan Gianyar. Ngakan Made Bajra Mahardika akhirnya ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat. Pemuda asal Banjar Triwangsa tersebut sebelumnya dinyatakan hilang selama hampir satu bulan.

Ngakan Bajra diketahui meninggalkan rumah sejak 1 Januari 2026. Pihak keluarga baru melaporkan kehilangan ini secara resmi pada 16 Januari 2026. Laporan dibuat setelah keluarga mendapat petunjuk keberadaannya di kawasan Pantai Lebih.

Titik terang mulai muncul pada Minggu, 1 Februari 2026. Ngakan Bajra menghubungi adiknya di Bali dan mengabarkan posisi terkininya. Ia mengaku sedang berada di Kota Batu, Malang, Jawa Timur. Informasi ini segera dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Adat Suwat, Aiptu AA Gde Agung.

Menindaklanjuti laporan itu, jajaran Reskrim Polsek Gianyar bergerak cepat. Mereka melakukan koordinasi intensif dengan Polres Batu. Langkah lintas wilayah ini dilakukan untuk memastikan kondisi fisik dan lokasi pasti sang pemuda.

Proses Penjemputan Pemuda Suwat Ditemukan di Malang

Hasil koordinasi antar-kepolisian tersebut membuahkan hasil positif. Ngakan Bajra berhasil diamankan oleh jajaran Polres Batu. Bhabinkamtibmas Desa Adat Suwat bersama personel Reskrim Polsek Gianyar segera berangkat untuk melakukan penjemputan.

Kini, Ngakan Bajra telah tiba kembali di Bali dan berkumpul bersama keluarganya. Kepulangannya mengakhiri masa pencarian panjang yang sempat menyita perhatian warga setempat. Pihak keluarga mengaku lega karena sang pemuda kembali dalam kondisi fisik yang baik.

Pihak keluarga melalui Ngakan Putu Suardika menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Mereka memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran kepolisian atas kesigapannya dalam membantu proses pencarian hingga pemulangan.

“Kami sangat bersyukur karena akhirnya bisa bertemu kembali. Terima kasih atas kesigapan dan perhatian dari pihak kepolisian yang telah membantu kerabat kami,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).

Hingga saat ini, alasan pasti Ngakan Bajra pergi ke luar pulau belum diungkap secara detail. Pihak keluarga meminta pengertian masyarakat agar memberikan ruang bagi sang pemuda untuk menenangkan diri. Proses pemulihan mental menjadi fokus utama keluarga saat ini.

“Untuk proses selanjutnya, kami serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib,” pungkas Ngakan Putu Suardika.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga komunikasi yang baik di dalam keluarga. Kasus pemuda Suwat ditemukan ini menjadi pengingat pentingnya peran Bhabinkamtibmas dalam menangani masalah warga di desa adat.

Shares: