KLUNGKUNG — Setelah tujuh tahun tanpa pekerjaan tetap, Jero Mangku Ketut Wijana mendapat bantuan melalui Aksi Sosial TP PKK Bali.
Warga Klungkung tersebut selama ini mengandalkan penghasilan dari nganteban banten saat terdapat upacara keagamaan.
Bantuan itu diterimanya dalam Aksi Sosial TP PKK Provinsi Bali “Bergerak dan Berbagi”, Jumat (21/8).
Mangku Wijana mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi kebutuhan keluarganya. Bantuan juga membantu meringankan beban ekonomi yang selama ini dihadapinya.
“Kebetulan saya sudah tujuh tahun tidak bekerja, sejak pandemi Covid-19,” ungkap Mangku Wijana.
Mengandalkan Penghasilan dari Nganteban Banten
Mangku Wijana mengatakan dirinya tidak memiliki pekerjaan tetap sejak pandemi Covid-19. Penghasilannya kini bergantung pada kesempatan nganteban banten.
Pekerjaan tersebut hanya tersedia ketika masyarakat melaksanakan upacara keagamaan. Kondisi tersebut membuat pendapatannya tidak menentu setiap bulan.
Karena itu, bantuan kebutuhan pokok menjadi sangat berarti bagi keluarganya.
“Penghasilan yang didapat hanya dari nganteban banten jika ada upacara keagamaan. Bantuan ini sangat membantu,” katanya.
Mangku Wijana merupakan satu dari 150 penerima bantuan dalam kegiatan sosial tersebut.
Penerima bantuan tersebar di tiga desa di Kabupaten Klungkung. Lokasinya meliputi Desa Bungbungan, Manduang, dan Pikat.
Bantuan Sembako untuk Warga yang Membutuhkan
Setiap penerima memperoleh bantuan berupa 30 kilogram beras, dua krat telur, dan dua kotak susu.
Bantuan diberikan kepada berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan. Penerimanya mencakup lansia, ibu hamil, anak-anak, penyandang disabilitas, dan kader PKK.
Ni Ketut Nanik Fitriani, warga Desa Pikat, turut menerima bantuan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali dan TP PKK Bali.
Ia berharap aksi sosial tersebut terus berlanjut. Program tersebut dinilai membantu masyarakat yang membutuhkan di berbagai desa.
“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bali dan Ibu Putri Koster atas bantuan yang diberikan,” katanya.
Putri Koster: Aksi Sosial Menyentuh Masyarakat Desa
Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster mengatakan program Bergerak dan Berbagi menyasar masyarakat secara langsung.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya membantu kebutuhan dasar masyarakat. Program tersebut juga menjadi wujud kepedulian pemerintah hingga tingkat desa.
“Ini adalah oleh-oleh dari Bapak Gubernur Bali,” ujar Putri Koster.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Gubernur Bali Wayan Koster kepada masyarakat.
Bantuan diserahkan melalui TP PKK Provinsi Bali kepada masyarakat penerima.
Tidak Hanya Bantuan, Warga Mendapat Pelayanan Kesehatan
Aksi sosial tersebut juga menghadirkan berbagai pelayanan tambahan bagi masyarakat. Warga mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis.
Vaksinasi rabies juga diberikan dalam kegiatan tersebut. Program ini menjadi bagian dari pelayanan sosial yang melengkapi bantuan kebutuhan pokok.
Sejumlah perangkat daerah Pemprov Bali turut memberikan bantuan tambahan. Paket tersebut meliputi Gemarikan, sembako, susu, dan multivitamin.
Masyarakat juga menerima bibit pohon dan tanaman cabai. Buku resep kuliner turut dibagikan kepada penerima.
Pelatihan Memasak Buka Peluang Tambahan Penghasilan
Bali Chef Community turut memberikan pelatihan memasak bagi para ibu rumah tangga. Peserta diajak mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan sehat.
Pelatihan tersebut diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarga. Keterampilan memasak juga dapat dikembangkan menjadi peluang usaha.
Dengan demikian, kegiatan sosial tidak berhenti pada pemberian bantuan kebutuhan dasar. Masyarakat juga memperoleh keterampilan yang berpotensi meningkatkan pendapatan keluarga.
TP PKK Klungkung Apresiasi Perhatian Pemprov Bali
Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung Ny. Eva Satria mengapresiasi perhatian TP PKK Provinsi Bali.
Menurutnya, bantuan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Klungkung. Ia berharap kegiatan serupa kembali dilaksanakan pada masa mendatang.
“Atas nama seluruh masyarakat Kabupaten Klungkung, kami mengucapkan terima kasih,” ujarnya.
Aksi Sosial Bergerak dan Berbagi menunjukkan upaya memperluas kepedulian kepada masyarakat. Bantuan kebutuhan dasar sekaligus pemberdayaan menjadi bagian penting kegiatan tersebut.
Program ini diharapkan mampu membantu masyarakat menghadapi kebutuhan sehari-hari. Keterampilan yang diberikan juga diharapkan membuka peluang ekonomi baru bagi keluarga.
Gubernur Koster Dorong Fintech Berkembang, Literasi Keuangan Harus Diperkuat



















