Pemkab Klungkung dan PT SMI Teken Pinjaman Rp18 Miliar untuk Penataan Kawasan Pura Watuklotok

Bupati Klungkung I Made Satria bersama Direktur PT SMI Faaris Pranawa saat menandatangani perjanjian pinjaman daerah Rp18 miliar untuk penataan Pura Watuklotok.

KLUNGKUNG, InsertBali Pemerintah Kabupaten Klungkung menandatangani Perjanjian Pinjaman Daerah tahap kedua dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI. Pinjaman diajukan senilai Rp18.000.000.000 untuk mendukung pengembangan infrastruktur sektor pariwisata.

Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung, Selasa (14/7/2026). Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Klungkung I Made Satria bersama Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI, Faaris Pranawa.

Dalam sambutannya, Bupati Satria menyebut penandatanganan ini merupakan kelanjutan dari kerja sama strategis. Kerja sama dijalin antara Pemkab Klungkung dan PT SMI.

“Rencana total pembiayaan infrastruktur melalui pinjaman daerah kepada PT SMI adalah sebesar Rp68,6 miIiar. Tahap pertama senilai Rp50,6 miliar telah kami tandatangani pada 6 Juli 2026 lalu di Jakarta. Hari ini kita menuntaskan kesepakatan dengan menandatangani sisa pagu pinjaman senilai Rp18 miliar,” ujar Bupati Satria.

Dana Rp18 miliar tersebut, jelasnya, akan dialokasikan khusus untuk Paket Penataan Kawasan Pura Watuklotok.

“Melalui penataan ini kami berharap Kawasan Pura Watuklotok menjadi lebih tertata, asri, dan nyaman bagi para pemedek yang datang untuk nangkil dan beribadah. Sekaligus dapat menjadi daya tarik wisata spiritual dan budaya yang bermartabat,” lanjutnya.

Komitmen Transparansi Penggunaan Dana dan Pertumbuhan Ekonomi Sektor Pariwisata

Satria menegaskan komitmen Pemkab Klungkung dalam menjaga akuntabilitas penggunaan dana.

“Seluruh tata kelola keuangan dari fasilitas pinjaman ini akan dikelola secara transparan, tertib administrasi, dan tepat sasaran. Setiap rupiah yang dialokasikan akan dicatat dengan baik sebagai bagian dari optimalisasi aset daerah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat tanpa mengorbankan stabilitas fiskal dan anggaran daerah di masa depan,” tegasnya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Klungkung, Bupati Satria juga menyampaikan apresiasi kepada PT SMI. Apresiasi diberikan atas kepercayaan dan kemitraan yang terus terjalin.

Sementara itu, Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI, Faaris Pranawa, mengapresiasi komitmen Pemkab Klungkung dalam mendorong pembangunan.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja Pemkab Klungkung. Pertumbuhan ekonomi 5,67 persen itu luar biasa. Ini memberikan kebanggaan bagi kami karena menjadi bagian dari pencapaian tersebut. Angka ini juga menunjukkan pertumbuhan yang lebih cepat dibanding beberapa daerah lain di Pulau Dewata,” kata Faaris.

Dampak Capaian Ekonomi Terhadap Penurunan Angka Kemiskinan di Kabupaten Klungkung

Ia menambahkan, capaian ekonomi tersebut berdampak pada indikator sosial. Angka kemiskinan di Klungkung turun ke titik terendah dalam 5 tahun terakhir. Tingkat pengangguran juga menjadi salah satu yang terendah di Bali.

“Ini tidak akan terealisasi jika visi Bapak Bupati tidak kuat, terutama dalam menyeimbangkan sektor pertanian dan pariwisata. Di sektor inilah kami memberikan dukungan, karena momentumnya tepat. Tahun lalu lebih dari 1,1 juta wisatawan datang ke Klungkung, dengan pertumbuhan sektor akomodasi dan transportasi di atas 13 persen. Ini menjadi motor penggerak utama pertumbuhan di Kabupaten Klungkung,” jelasnya.

Faaris berharap penandatanganan ini dapat memberikan dampak optimal bagi Pemkab Klungkung. Agenda diharapkan mampu mendukung penguatan sektor pariwisata daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Klungkung Anak Agung Gde Anom. Hadir pula Sekda Klungkung Anak Agung Gede Lesmana, Inspektur, jajaran Kepala OPD, Direktur Utama BPD Bali dan Kepala BPD Bali Cabang Klungkung, jajaran Direksi dan manajemen PT SMI, serta instansi terkait lainnya.

Shares: