Warga Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos, Polsek Gianyar Lakukan Penanganan Cepat

Personel Polsek Gianyar bersama tim medis saat mengevakuasi jenazah wanita berinisial LK dari sebuah rumah kos di Jalan Majapahit Gianyar menuju RSU Sanjiwani.

GIANYAR, InsertBali Seorang perempuan paruh baya berinisial LK (55) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Warga yang berasal dari Bandung tersebut sementara waktu menetap di sebuah rumah kos di Jalan Majapahit Gang Gunung Agung No. 10X, Lingkungan Teges Kelod, Kelurahan Gianyar, Kecamatan Gianyar. Jasad korban ditemukan pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 11.30 Wita.

Kronologi penemuan korban ini bermula saat rekan korban sekaligus pelapor, DNA (61), memperoleh kabar dari pemilik salon tempat korban bekerja. Informasi itu menyebutkan bahwa korban tidak datang bekerja dan sama sekali tidak dapat dikontak sejak pagi hari. Berlandaskan rasa khawatir yang mendalam, pelapor lantas berinisiatif mendatangi kamar kos korban untuk mengecek kondisinya.

Setibanya di lokasi kejadian, pelapor sempat mengetuk pintu kamar kos korban berulang kali namun tidak kunjung memperoleh jawaban. Ketika pintu kamar kos tersebut dibuka, pelapor dikejutkan dengan kondisi korban yang sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Korban ditemukan dalam posisi duduk telungkup dengan bagian bahu yang terpantau sudah membiru.

Seketika pelapor langsung berteriak guna meminta pertolongan dari para penghuni kos di sekitar lokasi. Setelah situasi kondusif, insiden tersebut segera dilaporkan ke pihak kepolisian terdekat.

Mendapatkan laporan resmi dari masyarakat, sejumlah personel dari Polsek Gianyar berkoordinasi dengan jajaran Polres Gianyar. Petugas bergerak cepat langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk menggelar olah TKP sekaligus melaksanakan rangkaian prosedur kepolisian lainnya. Seusai proses evakuasi awal, jenazah korban langsung dibawa menggunakan unit ambulance menuju RSU Sanjiwani Gianyar guna menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

Hasil Pemeriksaan Medis RSU Sanjiwani dan Imbauan Kamtibmas

Berdasarkan data pemeriksaan luar yang dipimpin oleh dr. Luh Kadek Meilina Putri di RSU Sanjiwani Gianyar, korban diperkirakan sudah mengembuskan napas terakhirnya lebih dari 12 jam sebelum ditemukan. Dari hasil visum luar luar tersebut, tim medis tidak menemukan adanya indikasi atau tanda-tanda bekas kekerasan fisik pada tubuh korban.

Meskipun penyebab pasti dari kematian korban belum bisa dipastikan secara hukum tanpa adanya tindakan autopsi menyeluruh, dugaan awal dari tim medis mengarah pada komplikasi akibat penyakit hipertensi yang diderita korban.

Kapolsek Gianyar, Kompol I Made Adi Suryawan, S.H., M.M., menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan penanganan sesuai prosedur dan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Gianyar bersama tim terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan awal. Dari hasil pemeriksaan medis sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga korban telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan mengikhlaskan kepergian korban. Kami mengimbau masyarakat agar selalu peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kejadian yang memerlukan penanganan kepolisian,” ujar Kompol I Made Adi Suryawan.

Saat ini, segenap perwakilan keluarga korban telah menerima dengan lapang dada serta mengikhlaskan peristiwa meninggalnya korban. Berdasarkan informasi lanjutan dari pihak keluarga, jenazah LK rencananya akan segera dimakamkan di wilayah Beng, Gianyar.

Shares: