KLUNGKUNG, InsertBali — Pemerintah Kabupaten Klungkung bersama Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Klungkung secara resmi mencanangkan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di Kabupaten Klungkung pada Rabu (22/4/2026). Bertempat di aula SMK Pariwisata PGRI Klungkung, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Klungkung, I Made Satria. Acara ini turut dihadiri oleh Kepala BPS Provinsi Bali, Kepala BPS Kabupaten Klungkung, Kepala Dinas Kominfo, serta jajaran perangkat daerah terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati I Made Satria menyampaikan harapannya agar cakupan Program Desa Cantik dapat terus diperluas secara bertahap. Beliau menargetkan program ini mampu menjangkau seluruh desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Klungkung. Hal ini dinilai sangat penting untuk mewujudkan tata kelola data yang lebih terstruktur di tingkat terbawah. Selain itu, program ini bertujuan meningkatkan kapasitas SDM desa dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berbasis data.
Bupati menegaskan bahwa pencanangan ini tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Momentum ini harus menjadi langkah awal transformasi total dalam pengelolaan data di Kabupaten Klungkung. Beliau mengimbau para camat dan perbekel agar memanfaatkan program ini secara optimal dalam setiap perumusan kebijakan di desa. Data yang akurat diharapkan dapat menjadi dasar dalam identifikasi permasalahan serta penentuan arah pembangunan yang lebih efektif serta efisien bagi masyarakat.
Kepala BPS Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Dirga Kardita, melaporkan bahwa pada tahun 2026 terdapat tiga desa yang dicanangkan sebagai Desa Cantik. Desa-desa tersebut adalah Desa Negari dan Desa Timuhun di Kecamatan Banjarangkan, serta Desa Besan di Kecamatan Dawan. Di masing-masing desa tersebut, BPS telah menetapkan agen statistik yang akan mendapatkan pembinaan khusus. Para agen ini bertugas mengelola dan memanfaatkan data guna meningkatkan kualitas statistik di level desa.
Pembinaan Berkelanjutan Menuju Kemandirian Data Desa
Program pembinaan Desa Cantik di Klungkung sendiri telah dilaksanakan secara berkelanjutan sejak tahun 2021. Dimulai dari Desa Paksebali (2021), Desa Aan (2022), Desa Pesinggahan (2024), hingga Desa Bakas pada tahun 2025 lalu.
Untuk periode tahun 2026, kegiatan pembinaan direncanakan berlangsung selama kurang lebih empat bulan, terhitung mulai April hingga Juli mendatang. Tim pembina dari BPS akan memberikan pendampingan intensif yang mencakup seluruh tahapan penyelenggaraan statistik sesuai standar.
Melalui pembinaan ini, setiap desa diharapkan mampu secara mandiri menghasilkan berbagai produk data yang informatif. Produk tersebut dapat berupa publikasi desa, booklet, infografis, hingga penyajian data digital melalui website resmi desa. Hasil dari pembinaan ini nantinya akan dievaluasi secara berjenjang hingga ke tingkat nasional. Upaya ini merupakan bagian besar dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas statistik sektoral serta penguatan data berbasis desa di seluruh wilayah Klungkung.



















