DENPASAR, Insert Bali — Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali, Putri Koster, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 UPTD Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali pada Kamis, 9 April 2026. Dalam acara yang berlangsung di Aula Kantor UPTD Bapelkesmas, Biaung, Denpasar, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelatihan, adaptasi teknologi, serta penguatan peran kader kesehatan dalam mendukung pelayanan publik yang optimal.
Momentum peringatan ini dimanfaatkan untuk mendorong transformasi lembaga pelatihan kesehatan agar mampu menjawab tantangan zaman. Sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor kesehatan.
Dorong Peningkatan Mutu Pelatihan Kesehatan
Dalam sambutannya, Putri Koster menegaskan bahwa UPTD Bapelkesmas memiliki peran strategis dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten dan profesional.
Ia mendorong agar institusi tersebut terus meningkatkan standar pelatihan guna menghasilkan SDM unggul yang mampu memenuhi target pembangunan kesehatan di Bali. “Peningkatan kualitas pelatihan harus terus dilakukan agar mampu mencetak tenaga kesehatan yang profesional dan berdaya saing,” ujar Putri Koster.
Menurutnya, kualitas pelatihan menjadi fondasi utama dalam menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang kuat dan berkelanjutan.
Tekankan Dedikasi dan Kolaborasi Layanan Publik
Selain peningkatan mutu pelatihan, ia juga mengajak seluruh jajaran UPTD Bapelkesmas untuk meningkatkan dedikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Komitmen terhadap pelayanan publik, kata dia, harus menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas.
Putri Koster juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi di bidang kesehatan. Ia menilai bahwa tenaga kesehatan dituntut untuk responsif terhadap perubahan serta mampu memanfaatkan inovasi digital dalam mendukung pelayanan. “Pegawai harus cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi kesehatan dan memperkuat sinergi serta kolaborasi antarlembaga,” tegasnya.
Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan yang semakin kompleks.
Peran Strategis Kader Posyandu di Lapangan
Dalam kesempatan tersebut, Putri Koster turut menekankan pentingnya peran kader Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Ia mengingatkan para kader untuk terus meningkatkan kompetensi dan penguasaan di bidang masing-masing agar mampu menangani berbagai persoalan kesehatan secara efektif di tingkat lapangan. Menurutnya, kader Posyandu memiliki posisi strategis dalam upaya promotif dan preventif, terutama dalam mendukung kesehatan ibu dan anak.
Melalui momentum HUT ke-39 ini, Putri Koster berharap UPTD Bapelkesmas Bali dapat terus bertransformasi menjadi pusat pelatihan kesehatan yang inovatif dan adaptif. Transformasi tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya masyarakat Bali yang sehat, sejahtera, serta memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
WFH Setiap Jumat di Bali Resmi Berlaku April 2026, Wayan Koster Kecualikan ASN Layanan Publik



















