KARANGASEM, InsertBali – Kehadiran listrik yang andal kini membuka peluang peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat pesisir di Kampung Nelayan Merah Putih Karangasem. Melalui penyalaan pasang baru ini, aktivitas ekonomi di Banjar Dinas Batu Kori, Desa Seraya Timur, diharapkan semakin produktif. Ketersediaan energi listrik menjadi infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan untuk mendorong kemandirian ekonomi nelayan secara berkelanjutan.
PT PLN (Persero) melalui PLN UP3 Bali Timur melaksanakan penyalaan listrik tersebut pada Senin (9/2/2026). Total daya terpasang di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih Karangasem ini mencapai 91 kVA. Langkah ini merupakan bentuk nyata dukungan PLN terhadap pembangunan kawasan pesisir yang berorientasi pada peningkatan taraf hidup masyarakat nelayan setempat.
Program ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam penguatan ekonomi biru. Ekonomi biru menjadi salah satu pilar pembangunan nasional yang berkelanjutan dan inklusif. Dengan listrik yang andal, akses usaha nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih Karangasem akan semakin luas dan kualitas layanan publik di pesisir dapat meningkat signifikan.
Transformasi Modern di Kampung Nelayan Merah Putih Karangasem
Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Program ini dirancang untuk mentransformasi desa nelayan menjadi kawasan modern dan terintegrasi. Di Bali, pembangunan difokuskan di Desa Seraya Timur yang telah lolos verifikasi sebagai lokasi strategis pengembangan kampung nelayan nasional.
Kawasan Kampung Nelayan Merah Putih Karangasem kini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung. Tersedia tempat sandar kapal, pelelangan ikan, hingga cold storage. Selain itu, terdapat bengkel mesin kapal dan kios-kios usaha nelayan. Seluruh fasilitas tersebut membutuhkan pasokan listrik yang andal agar dapat beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat jangka panjang.
Manager PLN UP3 Bali Timur, Imadya Nareswari, menyatakan kehadiran listrik ini memberi dampak langsung bagi masyarakat. “PLN tidak hanya menghadirkan listrik sebagai sarana penerangan, tetapi sebagai penggerak utama aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan pasokan listrik yang andal di Kampung Nelayan Merah Putih, kami berharap produktivitas nelayan meningkat, pengelolaan hasil laut menjadi lebih efisien, dan kesejahteraan masyarakat pesisir dapat tumbuh secara berkelanjutan,” jelas Imadya.
Dukungan kelistrikan di Kampung Nelayan Merah Putih Karangasem juga mendapat apresiasi dari pemerintah daerah. Kepala Bidang Perikanan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Karangasem, I Gede Eka Putra, S.Pt, memberikan penekanan khusus. Menurutnya, listrik adalah faktor strategis dalam percepatan pengembangan kawasan nelayan modern.
“Listrik bukan sekadar penerangan, tetapi fondasi utama penggerak ekonomi pesisir. Dengan dukungan kelistrikan yang andal dari PLN, operasional cold storage, pelelangan ikan, hingga aktivitas usaha nelayan dapat berjalan optimal. Ini menjadi langkah konkret dalam mendorong nelayan Karangasem naik kelas dan memperkuat daya saing sektor perikanan daerah,” ujarnya.
Melalui penyediaan energi yang merata, PLN berkomitmen mewujudkan ekosistem ekonomi biru yang berdaya saing. Kehadiran listrik di Kampung Nelayan Merah Putih Karangasem diharapkan menjadi pemantik munculnya inovasi baru di sektor perikanan. Hal ini sejalan dengan visi besar pemerintah dalam memajukan berbagai wilayah pesisir di Indonesia, termasuk di ujung timur Pulau Bali.



















