Pulau dan Destinasi Wisata Baru Indonesia 2025: Pulau Mules, Enchanting Valley, Nickelodeon Play Center, hingga Proyek “Bali Baru”

Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi kebangkitan pariwisata Indonesia. Sejumlah destinasi wisata baru telah dibuka, sementara berbagai proyek di Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) terus dipercepat untuk meningkatkan daya saing nasional. Mulai dari wisata alam, ekowisata, wisata keluarga, hingga wisata budaya, semua dikembangkan secara berkelanjutan untuk menarik lebih banyak wisatawan domestik dan mancanegara.

Berikut rangkuman lengkap destinasi wisata terbaru 2025 dan proyek besar yang tengah berjalan.

Destinasi Wisata Baru yang Dibuka pada 2025

1. Pulau Mules, Manggarai – Surga Baru di Nusa Tenggara Timur

Mules di Kabupaten Manggarai resmi ditetapkan sebagai destinasi wisata baru 2025. Pulau ini menawarkan pantai jernih, kekayaan biota laut, serta keaslian alam yang masih sangat terjaga. Potensinya besar untuk dikembangkan menjadi destinasi ekowisata dan wisata bahari premium di kawasan Flores.

2. Enchanting Valley, Puncak – Wisata Keluarga Baru dari Taman Safari

Diresmikan pada September 2025, Enchanting Valley hadir sebagai objek wisata terbaru di kawasan Puncak. Taman ini menjadi kombinasi antara wisata alam, edukasi satwa, serta aktivitas rekreasi modern yang ditujukan untuk wisata keluarga.

Enchanting Valley diprediksi menjadi ikon wisata Puncak yang mampu menarik wisatawan Jabodetabek maupun wisatawan nusantara.

3. Nickelodeon Play Center – Hadir Pertama Kali di Indonesia

Indonesia siap menyambut dua Nickelodeon Play Center, pusat hiburan keluarga bertema karakter Nickelodeon seperti SpongeBob, Dora, hingga Ninja Turtles. Lokasi pertama ditargetkan beroperasi pada kuartal IV 2025.

Kehadiran Nickelodeon Play Center diprediksi memperkuat pasar wisata keluarga dan indoor entertainment di kota besar Indonesia.

4. Danau Dendam Tak Sudah (DDTS), Bengkulu – Destinasi Ikonik yang Dikembangkan

Pembangunan destinasi wisata di kawasan Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) resmi dimulai Januari 2025. Kawasan ini akan dikembangkan menjadi pusat rekreasi alam, riset ekowisata, serta kegiatan budaya yang menonjolkan keunikan Bengkulu.

Dengan pengembangan profesional, DDTS diproyeksikan menjadi salah satu ikon wisata Sumatera bagian barat.

Pengembangan Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) – “10 Bali Baru”

Pemerintah Indonesia terus mendorong percepatan pengembangan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas, yang dikenal sebagai “Bali Baru”. Tahun 2025, beberapa kawasan menunjukkan perkembangan signifikan:

1. Mandalika, Lombok

Sebagai tuan rumah Sirkuit Internasional Mandalika, wilayah ini terus berkembang menjadi destinasi sport tourism dan resort kelas internasional. Fasilitas akomodasi dan atraksi baru terus diperluas untuk menarik wisatawan premium.

2. Labuan Bajo, NTT

Sebagai pintu gerbang Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo semakin mudah diakses dengan pembukaan rute penerbangan internasional, termasuk penerbangan langsung Scoot dari Singapura pada Desember 2025.

Kawasan ini menguat sebagai destinasi wisata laut dan petualangan terbaik di dunia.

3. Danau Toba, Sumatera Utara

Salah satu pariwisata super prioritas ini terus mengalami inovasi, dari area geopark, penataan desa wisata, festival budaya, hingga pembangunan infrastruktur pendukung.

Danau Toba menjadi salah satu destinasi paling diminati wisatawan mancanegara karena keunikan budaya Batak dan panorama danaunya.

Festival dan Inisiatif 2025

Mangrove Festival (MangroFest) 2025 – Banyuwangi

Diselenggarakan di Taman Nasional Alas Purwo, MangroFest memperkuat komitmen rehabilitasi mangrove dan semakin mempopulerkan ekowisata mangrove di Jawa Timur.

Banda Heritage Festival 2025 – Kepulauan Banda, Maluku

Festival ini mengangkat sejarah rempah dunia, warisan budaya, dan kekayaan bawah laut Banda sebagai destinasi heritage tourism kelas dunia.

HP Terbaik 2025: Rekomendasi Flagship, Mid-Range, dan Spesialis Berdasarkan Performa, Kamera, dan Value

Shares: