2025 Cetak Rekor Tertinggi Kunjungan Wisman ke Bali, Pemerintah Pusat Apresiasi Gubernur Wayan Koster

GIANYAR, Insert Bali — Pemerintah Pusat memberikan apresiasi kepada Gubernur Bali Wayan Koster atas capaian gemilang sektor pariwisata Bali. Sepanjang tahun 2025, jumlah kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Bali tercatat mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah, yakni lebih dari 7,1 juta kunjungan.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana. Saat melakukan kunjungan kerja ke Puri Agung Ubud, Kabupaten Gianyar, Kamis (1/1/2026).

Gubernur Koster hadir bersama para Penglingsir Puri Agung Ubud, yakni Tjokorda Gde Putra Sukawati. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, dan Tjokorda Gde Raka Sukawati. Kunjungan ini sekaligus membuktikan tingginya aktivitas wisata di Ubud dan membantah isu Bali sepi yang sempat beredar di media sosial.

Data Resmi: Wisman ke Bali Tembus 7,1 Juta

Berdasarkan data Angkasa Pura hingga 31 Desember 2025, Gubernur Wayan Koster memaparkan bahwa jumlah Wisman yang masuk ke Bali melalui jalur udara mencapai 7.050.000 orang. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 6,3 juta Wisman.

Dengan demikian, terjadi peningkatan sekitar 750 ribu kunjungan atau 11,3 persen, sekaligus menjadi capaian tertinggi sepanjang sejarah pariwisata Bali.

“Ini rekor. Bahkan sebelum Covid-19, tahun 2019 jumlah Wisman hanya 6,27 juta. Rupanya Bali tetap menjadi daya tarik dunia, apapun isu yang beredar,” tegas Gubernur Koster.

Selain jalur udara, kedatangan Wisman melalui jalur laut (cruise) berdasarkan data Pelabuhan Benoa mencapai 71 ribu orang, meningkat dari 53 ribu orang pada tahun 2024. Jika digabungkan, total kunjungan Wisman ke Bali tahun 2025 menembus 7,1 juta lebih.

Isu Bali Sepi Terbantahkan

Sementara itu, jumlah Wisatawan Nusantara (Wisnus) ke Bali pada tahun 2025 tercatat 9,28 juta orang, menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 10,1 juta orang. Penurunan sekitar 700 ribu kunjungan Wisnus ini menyebabkan total kunjungan wisatawan (Wisman dan Wisnus) pada tahun 2025 mencapai 16,38 juta orang, sedikit turun 0,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Namun demikian, Gubernur Koster menegaskan bahwa penurunan tersebut bukan disebabkan Bali sepi.

“Data sudah membantah isu Bali sepi. Bandara padat, jalan macet, destinasi wisata ramai. Wisman ke Bali justru mencetak rekor tertinggi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kondisi keamanan dan kenyamanan Bali tetap aman dan kondusif.

Pemerintah Pusat Tegaskan Bali Prioritas Nasional

Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa Bali merupakan destinasi prioritas Pemerintah Pusat. Bahkan, saat Presiden RI menginstruksikan para menteri untuk turun ke daerah, Kementerian Pariwisata menempatkan Bali sebagai prioritas utama.

“Bali adalah destinasi yang sangat penting bagi Indonesia. Pemerintah terus mendukung industri pariwisata Bali, termasuk pengembangan quality tourism yang sejalan dengan Perda Provinsi Bali tentang Pariwisata Berkualitas,” ujar Menpar RI.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Wayan Koster atas komitmen dan perhatian serius dalam menjaga kualitas pariwisata Bali.

Puri Agung Ubud Harap Ketegasan Koster Jaga Pariwisata Budaya Bali

Sementara itu, Penglingsir Puri Agung Ubud Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Tjok Ace) menyampaikan harapannya agar Gubernur Wayan Koster tetap konsisten dan tegas menjaga Bali sebagai destinasi pariwisata budaya.

Ia menegaskan Puri Agung Ubud, yang berdiri sejak awal abad ke-18, merupakan saksi sejarah tumbuh dan berkembangnya pariwisata Bali.

“Beliau sangat konsen menjaga budaya Bali. Mudah-mudahan dengan kekuatan dan ketegasannya, Bali bisa bertahan sebagai pariwisata budaya hingga 100 tahun ke depan,” harap Tjok Ace. (*)

Anak Muda Bali Antusias Nikmati Kopi dan Be Guling Traktiran Gubernur Koster saat Tumpek Klurut

Shares: