Serap Aspirasi Warga, Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan Bangli Prioritaskan 23 Usulan Pembangunan ke Tingkat Kabupaten

Suasana diskusi Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan Bangli yang dihadiri tokoh masyarakat dan instansi terkait.

BANGLI, InsertBali – Kecamatan Bangli mengambil langkah signifikan dalam menyusun arah pembangunan masa depan. Agenda Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan Bangli sukses digelar pada Selasa (3/2/2026). Bertempat di Glamping Cager 5758 Penglipuran, forum ini menekankan pentingnya menyelaraskan inisiatif pembangunan dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Camat Bangli, Sang Made Dwipayana, menggarisbawahi peran penting Musrenbang dalam memastikan proyek pembangunan tepat sasaran. Menurutnya, rencana tersebut harus selaras dengan prioritas regional sekaligus mengatasi kekhawatiran warga di tingkat desa dan kelurahan.

“Tujuan kami adalah menciptakan rencana pembangunan yang benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat kami,” kata Dwipayana. “Dengan mendengarkan suara warga, kita dapat memastikan bahwa upaya kita memiliki dampak nyata dan positif pada kehidupan mereka,” tambahnya.

Musrenbang ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan strategis. Tampak hadir anggota DPRD Dapil I Bangli, perwakilan Kapolsek, Danramil, hingga Badan Pusat Statistik (BPS). Forum pemuda serta organisasi seperti TP PKK dan MDA Kecamatan juga turut berkontribusi aktif dalam diskusi tersebut.

Penentuan 23 Usulan Prioritas Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan Bangli

Fokus utama dalam pertemuan ini adalah peninjauan usulan pembangunan dari tingkat desa. Setelah melalui evaluasi menyeluruh terhadap 263 usulan awal, tim akhirnya memilih 23 inisiatif prioritas. Usulan tersebut akan dimajukan ke Musrenbang tingkat kabupaten.

Usulan-usulan prioritas ini mencakup berbagai sektor vital. Mulai dari perbaikan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga penguatan pembangunan ekonomi. Keanekaragaman usulan ini mencerminkan kebutuhan rill dari berbagai lapisan masyarakat Bangli.

Dalam acara tersebut, perwakilan Bappeda Litbang Kabupaten Bangli turut memaparkan arah kebijakan pemerintah daerah tahun 2027. Presentasi ini menjadi acuan agar usulan tingkat kecamatan selaras dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Bangli secara keseluruhan.

Penyelenggaraan Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan Bangli menjadi bukti komitmen pemerintah dalam perencanaan partisipatif. Camat Dwipayana memastikan bahwa hasil konsolidasi tingkat desa menjadi landasan diskusi yang kuat. Hal ini dilakukan agar tidak ada aspirasi warga yang terlewatkan.

Dengan mendorong kolaborasi antar pemangku kepentingan, diharapkan pembangunan di tahun 2027 akan lebih efektif. Keterlibatan masyarakat sejak tahap perencanaan dianggap sebagai kunci kesejahteraan di masa depan.

Kecamatan Bangli optimis bahwa hasil Musrenbang ini mampu membawa perubahan positif yang berkelanjutan. Harapannya, setiap inisiatif yang terpilih dapat segera terealisasi demi masa depan Bangli yang lebih cerah dan sejahtera.

Shares: