Piala Bupati Badung Jadi Ajang Pembibitan Atlet Biliar Muda

Piala Bupati Badung Jadi Ajang Pembibitan Atlet Biliar Muda

BADUNG, InsertBali Kejuaraan Billiard Nine-Ball Tournament “Road to Be a Champion” Piala Bupati Badung 2026 tidak sekadar menjadi arena perebutan juara.

Turnamen yang digelar di RBC Billiard Renon, Denpasar, 21-23 Agustus 2026. Turnamen tersebut menjadi ajang penjaringan. Sekaligus pembibitan atlet biliar muda Badung menuju jenjang prestasi yang lebih tinggi.

Ketua POBSI Badung Dwi Tresnaningsih, didampingi Sekretaris POBSI Badung I Made Wardiyasa, Minggu (23/8/2026) memberikan keterangannya. Ia mengatakan turnamen biliar ini merupakan bagian dari rangkaian Piala Bupati Badung. Rangkaian yang melibatkan 40 cabang olahraga.

“Untuk biliar kebetulan kebagian bulan Agustus. Mulai 21 Agustus dan hari ketiga sekarang sudah memasuki babak final,” ujar Dwi Tresnaningsih.

Menurutnya, turnamen tersebut secara khusus diarahkan sebagai arena pembibitan. Serta evaluasi calon atlet yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 di Buleleng.

Berbeda dengan turnamen terbuka, kategori biliar dalam Piala Bupati Badung kali ini dikhususkan. Dikhususkan bagi peserta internal Kabupaten Badung dengan batas usia maksimal 25 tahun.

Peserta berasal dari kalangan pelajar yang bersekolah di Badung. Serta mahasiswa yang kuliah di Badung, serta masyarakat umum pemegang KTP Badung. “Kenapa kita internal saja dan tidak open, karena memang kita mau pembibitan,” jelasnya.

Peluang Rekrutmen Atlet Dan Format Pertandingan POBSI Badung

Menariknya, hasil turnamen ini langsung menjadi pintu masuk bagi peserta. Pintu masuk untuk memperkuat tim biliar Badung. Juara I, II, dan para semifinalis akan direkrut sebagai atlet biliar Badung. Serta mendapatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) POBSI Badung.

Dengan demikian, peserta tidak hanya mengejar trofi dan hadiah. Tetapi juga memiliki peluang untuk melanjutkan karier sebagai atlet resmi Kabupaten Badung.

“Jadi ajang ini tidak sekadar untuk mencari juara atau popularitas, tapi langsung untuk pembibitan atlet,” tegas Wardiyasa.

Turnamen menggunakan format single elimination dengan sistem race 4, alternate break, bola 9 titik sport. Serta aturan no golden break. Kejuaraan ini juga digelar secara gratis bagi peserta yang memenuhi persyaratan.

Penutupan turnamen dihadiri oleh Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan dan Olahraga, Disdikpora Kabupaten Badung, I Putu Oka Adnyana. Ia mewakili Bupati Badung, Ketua Umum KONI Badung I Made Sutama. Serta Ketua Pengprov POBSI Bali Dr. Laksmi Duarsa, dan undangan lainnya.

Melalui pola pembinaan tersebut, POBSI Badung berharap muncul talenta-talenta baru. Talenta yang tidak hanya mampu berprestasi di tingkat daerah. Tetapi juga siap menjadi bagian dari kekuatan biliar Badung pada Porprov Bali 2027.

Shares: