Koster Dorong Layanan JKN Menjangkau Puskesmas di Seluruh Bali

Denpasar, Insert Bali – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya perluasan layanan kesehatan berbasis Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar tidak hanya terpusat di rumah sakit, tetapi juga merata hingga tingkat puskesmas di seluruh Bali.

Penegasan tersebut disampaikan saat Koster menerima Deputi Direksi Wilayah XI BPJS Kesehatan, Sofyeni, di Jayasabha, Denpasar, Jumat (3/4). Dalam pertemuan itu, Koster menekankan bahwa pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dijamin baik dari sisi akses maupun kualitas.

Fokus Pemerataan Layanan hingga Puskesmas

Koster meminta agar program JKN tidak hanya optimal di rumah sakit besar, tetapi juga mampu menghadirkan layanan berkualitas di fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas.

Menurutnya, pemerataan ini penting agar masyarakat di seluruh wilayah Bali mendapatkan layanan kesehatan yang setara tanpa harus terbebani biaya.

“Pelayanan kesehatan adalah kebutuhan dasar, harus dijamin akses dan mutunya,” tegas Koster.

Ia juga mendorong penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Bali dan BPJS Kesehatan agar implementasi program JKN semakin efektif.

Cakupan JKN Bali Capai 98 Persen

Menanggapi hal tersebut, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah XI, Sofyeni, mengungkapkan bahwa cakupan kepesertaan JKN di Bali telah mencapai hampir seluruh penduduk.  Program Universal Health Coverage (UHC) di Bali tercatat telah menyentuh angka 98 persen, dengan tingkat keaktifan peserta mencapai 87 persen.

Capaian ini menjadikan Bali sebagai salah satu provinsi dengan tingkat keaktifan UHC tertinggi, bahkan masuk 10 besar secara nasional.

BPJS Kesehatan Gelontorkan Rp300 Miliar untuk Layanan 2025

Sepanjang 2025, BPJS Kesehatan telah menyalurkan sekitar Rp300 miliar untuk pembiayaan layanan kesehatan di berbagai rumah sakit di Bali.

Beberapa rumah sakit penerima manfaat tersebut antara lain:

  • RS Bali Mandara
  • RS Mata Bali Mandara
  • RS Manah Shanti Mahottama
  • RS Dharma Yadnya

Pendanaan ini menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa hambatan biaya.

Harapan Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan

Dengan tingginya cakupan kepesertaan JKN, pemerintah berharap kualitas layanan kesehatan di Bali terus meningkat secara merata, baik di rumah sakit maupun puskesmas. Langkah ini diharapkan mampu memastikan seluruh masyarakat Bali merasakan manfaat program JKN secara optimal, sekaligus memperkuat sistem kesehatan daerah.

 

66 Personel Berprestasi Diguyur Penghargaan, Kapolres Gianyar: Bukti Nyata Kerja Keras dan Dedikasi


 

Shares: