Ida Pedanda Peling Pimpin Prosesi Sakral “Manah Nagabanda” di Pelebon Ida Begawan Blebar

Prosesi Manah Nagabanda oleh Ida Pedanda Peling pada upacara Pelebon Ida Begawan Blebar di Gianyar.

GIANYAR, InsertBali — Ida Pedanda Peling menjadi perhatian ribuan masyarakat yang memenuhi Catus Pata Kota Gianyar pada Sabtu (7/3/2026). Sulinggih asal Griya Peling Batubulan ini ditandu dari Puri Agung Gianyar menuju Nagabanda. Sarana tersebut merupakan salah satu bagian penting dalam Puncak Upacara Pelebon Ida Begawan Blebar.

Ida Pedanda Peling menjadi sorotan awak media dan kamera saat beliau memimpin Prosesi Sakral “Manah Nagabanda” yang menghadap ke Barat di Catus Pata Kota Gianyar. Masyarakat bersorak gembira diiringi suara gemuruh gambelan, usai Ida Pedanda Peling melantunkan mantra suci. Beliau melepas busur panah yang berisi bunga merah ke arah Nagabanda dan ke arah seluruh penjuru mata angin.

Untuk diketahui, Nagabanda adalah sebuah sarana penting dalam upacara Ngaben di Bali, terutama bagi keluarga Puri, keturunan Raja, dan Pandita/Sulinggih. Nagabanda secara simbol berwujud menyerupai ular naga berperawakan besar.

Dalam upacara Pelebon, Nagabanda bertujuan untuk melepaskan atma dari keterikatan manusia pada hawa nafsu dan sifat keduniawian. Hal ini dimaksudkan untuk mencapai kebebasan dan bersatu kembali dengan Sang Hyang Parama Atma. Sehingga, Nagabanda sangat berperan sebagai penuntun Sang Hyang Atma menuju surga atau moksa.

Shares: