Gubernur Koster Dorong Koperasi Bali Bertransformasi Jadi Penggerak Ekonomi Hijau dan Inklusif

Denpasar, Insert Bali – Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya transformasi koperasi agar mampu menjadi penggerak utama Ekonomi Kerthi Bali. Dalam audiensi bersama pengurus Dekopinwil Provinsi Bali periode 2025–2030 di Kantor Gubernur Bali, Senin (9/2), Koster mendorong koperasi agar tidak lagi bergerak secara konvensional, melainkan berperan aktif sebagai fondasi ekonomi daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Menurut Koster, koperasi harus hadir sebagai kekuatan riil dalam memperkuat ekonomi rakyat, bukan sekadar organisasi formal. Ia menekankan peran strategis Dekopinwil sebagai mitra pemerintah dalam mengawal arah pembangunan Bali yang berpijak pada visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, khususnya melalui implementasi Ekonomi Kerthi Bali.

“Koperasi harus menjadi tulang punggung ekonomi Bali. Bukan hanya melayani administrasi, tetapi benar-benar melindungi kepentingan rakyat dan produk lokal,” tegasnya.

Koperasi Diminta Aktif Lindungi Produk Lokal

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Koster juga menyoroti pentingnya peran koperasi dalam menghadapi dominasi pasar modern dan toko berjejaring. Ia meminta Dekopinwil proaktif mengawal kebijakan pemerintah daerah, termasuk Peraturan Gubernur tentang pembatasan toko berjejaring, agar pelaku usaha lokal memiliki ruang tumbuh yang adil.

Melalui koperasi, produk lokal Bali diharapkan tidak hanya bertahan di pasar domestik, tetapi mampu menembus pasar nasional hingga global. Langkah ini dinilai sejalan dengan semangat kemandirian ekonomi yang menjadi roh Ekonomi Kerthi Bali.

Regenerasi Jadi Kunci Masa Depan Koperasi

Selain penguatan peran ekonomi, Gubernur Koster memberi perhatian khusus pada regenerasi koperasi. Ia menilai bahwa masa depan koperasi Bali sangat bergantung pada keterlibatan generasi muda yang kreatif, adaptif, dan melek teknologi.“Koperasi harus tampil modern dan relevan dengan zaman. Anak muda Bali harus melihat koperasi sebagai ruang yang keren, inovatif, dan punya masa depan,” ujarnya.

Transformasi digital, pengembangan industri kreatif, serta integrasi koperasi dengan sektor ekonomi baru dinilai menjadi kunci untuk menarik minat generasi muda sekaligus memperkuat daya saing koperasi di era global.

Dukungan Infrastruktur dan SDM dari Pemerintah Provinsi

Sebagai bentuk dukungan nyata, Gubernur Koster menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Bali untuk memfasilitasi kebutuhan Dekopinwil secara bertahap. Dukungan tersebut meliputi revitalisasi gedung kantor, penyediaan sarana penunjang, hingga penguatan sumber daya manusia.

Langkah ini diharapkan mampu memperkokoh fondasi gerakan koperasi di seluruh Bali agar selaras dengan program strategis pembangunan daerah dan nasional.

Ekonomi Kerthi Bali, Jalan Menuju Bali Era Baru

Ekonomi Kerthi Bali merupakan paradigma pembangunan yang menekankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian alam, dan penguatan budaya. Konsep ini mendorong diversifikasi ekonomi Bali dari ketergantungan pada pariwisata menuju sektor pertanian organik, kelautan, industri kreatif, serta ekonomi digital.

Dengan mengintegrasikan nilai kearifan lokal Sad Kerthi dan inovasi modern, Ekonomi Kerthi Bali diarahkan untuk mewujudkan Bali Era Baru yang berdaulat secara pangan, mandiri energi, dan lestari secara ekologis demi kesejahteraan generasi mendatang.

Perkuat Srada Bhakti, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta Hadiri Pujawali Ida Betara di Pura Puseh Bangli

Shares: