Deputi Pelayanan Publik KemenPAN-RB Buka Sharing Knowledge Pelayanan MPP

Deputi Bidang Pelayanan Publik KemenPAN-RB Otok Kuswandaru saat meninjau loket pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Gianyar.

GIANYAR, InsertBali — Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Otok Kuswandaru, membuka kegiatan Sharing Knowledge dan Studi Tiru Pelayanan. Kegiatan yang membahas Mal Pelayanan Publik (MPP) dan MPP Digital ini berlangsung di Ballroom Sabha Praja Gedung MPP Kabupaten Gianyar pada Kamis (2/4/2026).

MPP merupakan salah satu wujud nyata pemerintah untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat dan terintegrasi. “Kita sebagai pemerintah, baik pusat maupun daerah, harus menghadirkan suatu pelayanan publik yang lebih mudah, lebih cepat, dan lebih terintegrasi bagi masyarakat. Apa yang kita siapkan itu, ujungnya adalah kepuasan masyarakat,” ujar Otok Kuswandaru.

Otok Kuswandaru juga memuji MPP Kabupaten Gianyar yang bersih, nyaman, serta memiliki pelayanan yang baik. Namun, ia memaparkan bahwa penilaian akhir tetap terletak pada survei kepuasan masyarakat. Ia sempat melihat sendiri bagaimana petugas melayani dengan senyum yang terlihat tulus. Namun, ia menekankan bahwa penilaian terakhir atau “pengadilannya” adalah survei kepuasan masyarakat.

Lebih lanjut, ia meminta Pemkab Gianyar untuk menyusun standar pelayanan di MPP untuk semua jenis layanan. Guna memberikan kepastian terhadap proses permohonan masyarakat. Dengan standar pelayanan juga akan menyelamatkan para aparatur. Jika hasil survei kepuasan masyarakat buruk namun masih dalam rentang standar pelayanan yang ditetapkan, maka itu belum termasuk lambat.

Untuk memudahkan penyusunan standar pelayanan. Otok Kuswandaru telah menyiapkan aplikasi digital sehingga daerah dapat lebih mudah dalam menyusun standar pelayanan tersebut. Sekda Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama, dalam sambutannya memaparkan komitmen Pemkab Gianyar untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami Pemkab Gianyar ingin memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dalam hal pelayanan publik. Namun, kami punya konsep, kami ingin membuat aparatur kita senang dan nyaman terlebih dahulu dengan lingkungan kerja yang bersih dan nyaman, sehingga mereka bisa melayani dengan senyum,” ujar Sekda yang akrab disapa Gus Bem.

Pemanfaatan Teknologi Tanpa Biaya dan Transparansi Layanan

Dilanjutkannya, untuk memberikan pelayanan yang terukur dan tepat waktu, Sekda Gus Bem memanfaatkan kemajuan teknologi melalui penggunaan berbagai aplikasi layanan. Penggunaan aplikasi ini bertujuan untuk meminimalisir terjadinya konflik kepentingan dalam pelayanan. Terlebih, semua aplikasi yang dibangun tanpa biaya karena memanfaatkan tenaga di Diskominfo untuk mengembangkannya.

Ditambahkannya, dengan sistem digital, baik masyarakat maupun pelaku usaha dapat melihat dengan jelas sejauh mana proses pelayanan yang dijalani. Saat ini, MPP Gianyar mampu melayani rata-rata 250 hingga 370 orang per hari. Bahkan, pada bulan Maret telah mencapai 3.930 orang yang mendapatkan pelayanan di MPP, meskipun pada bulan tersebut banyak hari libur.

Setelah acara pembukaan studi tiru Pengelolaan MPP oleh Kemenpan RB secara daring dan luring, dilanjutkan dengan pemaparan materi. Hadir sebagai narasumber Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Gianyar Ni Luh Gede Eka Suary, yang memaparkan penyelenggaraan dan pengelolaan MPP yang mendapat nilai Baik. Turut hadir pula narasumber dari Kota Denpasar dan Kabupaten Jembrana.

Kegiatan ini diikuti oleh 204 peserta secara daring dan luring dari seluruh Indonesia. Para peserta menyampaikan kegiatan ini sangat bermanfaat dan berencana melakukan kunjungan ke MPP Gianyar untuk melihat secara langsung penyelenggaraan serta sarana-prasarana yang ada untuk bisa diadopsi di wilayah mereka masing-masing.

Shares: