GIANYAR, InsertBali — Cuaca ekstrem berupa hujan deras berkepanjangan disertai angin kencang melanda wilayah Gianyar. Kondisi ini mengakibatkan terjadinya bencana tanah longsor di Jalan Raya Cebok menuju Desa Adat Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar pada Jumat (15/5/2026).
Material longsoran yang disertai tumbangnya satu pohon kelapa sempat menutup seluruh badan jalan. Kejadian tersebut otomatis mengganggu arus lalu lintas masyarakat setempat.
Menyikapi kondisi tersebut, aparat keamanan langsung mengambil tindakan cepat di lapangan. Babinsa Kedisan Koramil 1616-06/Tegallalang, Serda I Kadek Wardana, bersama Bhabinkamtibmas Desa Kedisan, Aiptu I Dewa Gde Oka Wirawan, dengan sigap turun langsung ke lokasi. Mereka melaksanakan penanganan dan pembersihan material longsor secara bersama-sama.
Kegiatan penanganan kedaruratan tersebut turut dihadiri oleh Perbekel Desa Kedisan, Dewa Ketut Raka. Hadir pula Bendesa Adat Cebok, I Nyoman Nonok, serta Kelihan Dinas Banjar Cebok, I Wayan Juniartawan. Sekitar 90 warga masyarakat juga ikut turun ke jalan. Mereka secara gotong royong bahu-membahu membuka akses jalan yang sempat tertutup total akibat longsoran dan pohon tumbang.
Bencana alam ini terjadi akibat tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah Tegallalang dalam durasi yang cukup lama. Hal tersebut mengakibatkan kondisi struktur tanah di sekitar lokasi menjadi labil. Tanah kemudian longsor hingga menyeret satu pohon kelapa ke tengah badan jalan. Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian ini.
Imbauan Waspada Saat Melintasi Jalur Rawan
Akibat peristiwa alam ini, akses Jalan Raya Cebok menuju Kedisan dan Tegallalang sempat mengalami lumpuh total. Namun, berkat kesigapan aparat TNI, Polri, dan instansi desa bersama masyarakat, proses penanganan dapat diselesaikan dengan cepat. Seluruh material tanah longsor dan potongan pohon kelapa berhasil disingkirkan dari fasilitas publik tersebut.
Babinsa bersama aparat terkait juga terus memberikan imbauan kepada masyarakat dan para pengguna jalan. Pengendara diminta agar tetap meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur rawan. Mengingat, kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi sewaktu-waktu di wilayah Gianyar.
Kini, berkat kerja sama seluruh unsur di lapangan, akses jalan telah kembali normal dan arus lalu lintas berjalan aman lancar.



















