Bupati Satria Lepas Jalan Sehat Pekan Literasi dan Pendidikan Bulan Bung Karno 2026

Bupati Klungkung I Made Satria didampingi Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra saat mengangkat bendera start melepas peserta jalan sehat di depan Pendopo Puri Agung Klungkung.

KLUNGKUNG, InsertBali Bupati Klungkung, I Made Satria, melepas peserta jalan sehat yang menjadi rangkaian kegiatan Pekan Literasi dan Pendidikan dalam rangka Bulan Bung Karno Tahun 2026. Kegiatan pelepasan bertempat di depan Pendopo Puri Agung Klungkung, Minggu (7/6).

Kegiatan pelepasan peserta turut dihadiri Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra. Hadir pula Ketua TP. PKK Kabupaten Klungkung Ny. Eva Satria, serta jajaran Forkopimda. Kegiatan ini diikuti oleh pegawai Pemkab Klungkung, para siswa, dan masyarakat Kabupaten Klungkung.

Rute jalan sehat dimulai dari depan Puri Agung Klungkung menuju arah timur ke Catus Pata. Kemudian perjalanan dilanjutkan ke utara menuju simpang tiga Kantor Camat Klungkung. Selanjutnya peserta bergerak ke barat melewati Jalan Ngurah Rai menuju simpang lima. Setelah itu, peserta berjalan ke timur melalui Jalan Untung Surapati dan berakhir di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe.

Bupati Satria bersama Wabup Tjok Surya tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berbaur bersama ratusan peserta lainnya.

“Dengan jalan santai, badan kita menjadi sehat. Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, sehingga akan tumbuh kecerdasan dalam berpikir,” ujar Bupati Satria.

Melalui kegiatan Pekan Literasi dan Pendidikan ini, Satria juga mengajak para siswa untuk terus meningkatkan minat baca. Menurutnya, buku tetap menjadi jendela dunia yang memberikan banyak pengetahuan. Hal ini tetap berlaku meskipun saat ini informasi juga dapat diakses dengan mudah melalui perangkat digital.

Bupati Made Satria berharap generasi muda mampu menyeimbangkan pemanfaatan teknologi. Keseimbangan perlu dijaga dengan kebiasaan membaca buku setiap hari. Dengan demikian, literasi masyarakat dapat terus meningkat seiring perkembangan teknologi dan era digital.

“Kita harus mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, namun jangan sampai meninggalkan budaya membaca. Luangkan waktu setiap hari untuk membaca agar wawasan dan pengetahuan terus berkembang,” pungkasnya.

Shares: