Atlet Akuatik Klungkung Okabawa Mahendra Lolos Tiga Nomor Nasional, Kebangkitan Renang Bali Dimulai dari Kejurda 2026

KLUNGKUNG – Atlet akuatik Klungkung, Tjokorda Gde Okabawa Krisdarpa Mahendra, memastikan diri lolos mewakili Bali ke Kejuaraan Nasional setelah tampil dominan pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Akuatik 2026.

Pada kelompok umur 3 (KU 3) putra, Okabawa sukses mengamankan tiket nasional di tiga nomor sekaligus, yakni 200 meter gaya punggung. 100 meter gaya punggung, dan 50 meter gaya punggung. Capaian tersebut menjadikannya satu-satunya atlet dalam Kejurda tahun ini yang lolos di tiga nomor berbeda.

Prestasi ini sekaligus menegaskan kualitas pembinaan cabang olahraga renang di Kabupaten Klungkung yang terus menunjukkan perkembangan positif.

Kejurda Akuatik 2026 Jadi Momentum Kebangkitan

Ketua Harian Akuatik Indonesia Klungkung sekaligus Ketua Panitia Kejurda, Agus Pradnyana Jaya, menegaskan bahwa Kejurda tahun ini memiliki makna historis bagi kebangkitan olahraga akuatik di Bali. “Kejurda ini merupakan Kejurda perdana setelah hampir 10 tahun vakum. Momentum ini menjadi sejarah baru kebangkitan olahraga akuatik di Bali,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).

Kejurda Akuatik 2026 Klungkung diikuti sekitar 400 atlet terbaik dari seluruh kabupaten/kota se-Bali. Bahkan, ajang ini juga menghadirkan 10 atlet luar negeri sebagai sparing partner guna meningkatkan kualitas dan daya saing atlet lokal.

Menurut Agus, Kejurda bukan sekadar perlombaan, melainkan ajang seleksi strategis untuk menjaring atlet terbaik yang akan mewakili Bali di tingkat nasional. Dengan demikian, kompetisi ini memiliki nilai penting dalam sistem pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga renang di Bali.

Dampak Ekonomi dan Sukses Tuan Rumah

Sebagai tuan rumah, Pengkab Akuatik Indonesia Kabupaten Klungkung dinilai sukses menyelenggarakan kejuaraan secara tertib dan profesional. Atmosfer pertandingan berlangsung kompetitif dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Tak hanya berdampak pada prestasi olahraga, Kejurda juga memberikan efek positif terhadap perekonomian lokal. Kehadiran ratusan atlet, official, dan pendamping turut menggerakkan sektor UMKM di sekitar venue. Tingkat hunian penginapan dan hotel di Klungkung dilaporkan meningkat selama pelaksanaan kejuaraan.

Keberhasilan penyelenggaraan Kejurda sekaligus lahirnya atlet yang menembus tiga nomor nasional menjadi penanda. Bahwa Klungkung tidak hanya mampu menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga melahirkan prestasi nyata.

Momentum kebangkitan akuatik Bali kini menemukan pijakan baru dari Kolam Srinadi Klungkung, sekaligus membuka harapan besar bagi prestasi renang Bali di tingkat nasional.

PS Badung Juara Liga 4 Piala Gubernur Bali 2025/2026, Wagub Giri Prasta Serahkan Trofi dan Bonus Pembinaan

Shares: