Sebelas Buku Karya Penulis Bali Diluncurkan di Kertha Sabha, Ibu Putri Koster Dorong Kemajuan Sastra Bali

DENPASAR, Insert Bali — Sebanyak sebelas buku karya sembilan penulis Bali resmi diluncurkan di Kertha Sabha, Denpasar, pada Selasa (27/1). Dalam kesempatan yang sama, turut diluncurkan sebuah buku kolaboratif bertajuk “Kado untuk Putri” yang merupakan karya bersama 19 penulis. Peluncuran buku ini menjadi momentum penting bagi perkembangan dunia literasi dan kesusastraan Bali.

Acara peluncuran berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebudayaan, menandai komitmen para penulis Bali dalam merawat dan mengembangkan karya sastra, baik yang berakar pada nilai tradisi maupun yang bersifat modern dan kontemporer.

Ibu Putri Koster Apresiasi Semangat Penulis Bali

Ibu Putri Koster menyambut positif antusiasme para penulis yang terus berkarya dan berkontribusi dalam memperkaya khazanah sastra Bali. Ia menilai peluncuran belasan buku ini sebagai bukti bahwa dunia literasi Bali terus hidup, berkembang, dan adaptif terhadap dinamika zaman.

Menurutnya, karya sastra memiliki peran strategis dalam membangun peradaban, membentuk karakter generasi muda, serta menjadi media refleksi sosial dan budaya. Oleh karena itu, ia berharap para sastrawan Bali tidak pernah berhenti berkarya dan terus melahirkan karya-karya berkualitas.

Dorongan untuk Sastra dan Seni Kontemporer Bali

Ibu Putri Koster juga mendorong agar para penulis dan seniman Bali terus mengembangkan sastra dan seni modern/kontemporer Bali, tanpa meninggalkan akar budaya dan kearifan lokal. Perpaduan antara tradisi dan inovasi dinilai penting agar sastra Bali mampu menjangkau pembaca lintas generasi dan relevan dengan perkembangan zaman.

Peluncuran buku “Kado untuk Putri” yang melibatkan 19 penulis disebut sebagai contoh kolaborasi kreatif yang patut diapresiasi. Karya kolektif semacam ini tidak hanya memperkuat jejaring antar penulis, tetapi juga memperkaya sudut pandang dan ragam ekspresi sastra Bali.

Literasi Bali Terus Tumbuh dan Berkembang

Kegiatan peluncuran buku di Kertha Sabha Denpasar ini menjadi bukti bahwa ekosistem literasi Bali terus bergerak maju. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan pemangku kebijakan, diharapkan dapat semakin memotivasi para penulis untuk terus berkarya dan mengharumkan nama Bali melalui dunia sastra.

Dengan semakin banyaknya karya sastra yang diterbitkan, Bali tidak hanya dikenal sebagai pusat budaya dan pariwisata, tetapi juga sebagai ruang kreatif yang subur bagi lahirnya pemikiran, gagasan, dan karya literasi berkualitas.

Wagub Bali Giri Prasta Hadiri Karya Padudusan Agung di Pura Dalem Pengaji Payangan Gianyar

Shares: