Klungkung Butuh Energi Baru, Putu Tika Dorong Putra Daerah Pulang Mengabdi

Klungkung Butuh Energi Baru, Putu Tika Dorong Putra Daerah Pulang Mengabdi

KLUNGKUNG, InsertBali – Anggota DPRD Klungkung Putu Tika Winawan mendorong Bupati Klungkung I Made Satria membuka ruang yang lebih luas bagi putra-putri daerah yang selama ini berkarier di luar Klungkung untuk kembali dan mengabdikan kemampuan mereka di tanah kelahiran.

Menurut Putu Tika, banyak putra daerah yang telah menimba pengalaman, pengetahuan, dan kemampuan profesional di berbagai daerah maupun sektor. Modal tersebut, kata dia, seharusnya dapat menjadi kekuatan tambahan bagi Klungkung dalam mempercepat pembangunan.

“Jangan sampai putra daerah yang sudah memiliki pengalaman dan kemampuan di luar justru tidak memiliki ruang untuk pulang dan mengabdi di daerahnya sendiri,” kata Putu Tika, di Klungkung Bali, Minggu (04/10).

Ia menilai pemerintah daerah perlu membangun ruang kolaborasi yang terbuka. Sehingga pengalaman para profesional asal Klungkung dapat disinergikan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Putu Tika mengatakan pengabdian tidak selalu harus dimaknai dengan menduduki jabatan tertentu. Kontribusi dapat diberikan melalui berbagai bidang sesuai keahlian dan pengalaman masing-masing.

Karena itu, ia mendorong Bupati Made Satria untuk membuka komunikasi dengan putra-putri Klungkung yang berada di luar daerah. Menurut dia, pendekatan tersebut dapat menjadi salah satu cara menghimpun sumber daya manusia terbaik yang memiliki ikatan kuat dengan Klungkung.

“Kalau mereka sudah sukses dan punya pengalaman di luar, tentu pengalaman itu bisa dibawa pulang. Klungkung membutuhkan banyak pemikiran dan energi baru untuk pembangunan,” ujarnya.

Peluang Pengabdian Lintas Sektor untuk Generasi Muda

Politisi yang akrab disapa Tika ini berharap ruang pengabdian tersebut tidak hanya terbuka bagi mereka yang berada di pemerintahan, tetapi juga bagi kalangan profesional, akademisi, pengusaha, maupun generasi muda Klungkung yang memiliki kompetensi di bidang masing-masing.

Menurut dia, pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi. Putra daerah yang telah berkarier di luar Klungkung, kata dia, dapat menjadi bagian dari kekuatan tersebut tanpa harus kehilangan ruang untuk tetap berkontribusi di tanah kelahirannya.

“Tanah kelahiran jangan hanya menjadi tempat untuk pulang saat hari raya. Kalau memiliki kemampuan, mari kita berikan ruang untuk ikut membangun Klungkung,” kata Putu Tika.

Shares: